logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Baratan Timur, BPBD Jember Salurkan 10.000 Liter Air untuk 200 KK

  • 24 Oktober 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-baratan-timur-bpbd-jember-salurkan-10000-liter-air-untuk-200-kk-20261024

Kekeringan Melanda Baratan Timur, BPBD Jember Salurkan 10.000 Liter Air untuk 200 KK

JEMBER, 24 Oktober 2026 – Kekeringan yang melanda Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat sekitar 200 kepala keluarga (KK) membutuhkan pasokan air bersih. Kondisi tersebut terjadi sejak Agustus 2026 dan semakin menyulitkan warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kemudian menyalurkan 10.000 liter air bersih ke sejumlah tandon warga pada Jumat 23 Oktober 2026.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, mengatakan distribusi air dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari Kelurahan Baratan terkait kondisi kekeringan yang dialami masyarakat.

“Sejak Agustus, sebagian wilayah Baratan Timur mengalami kekeringan. Beberapa sumur warga mulai mengering dan air yang masih tersedia kondisinya keruh,” kata Kurnia.

Menurut dia, kondisi semakin sulit karena wilayah RT 02 dan RT 03 RW 09 belum memiliki jaringan pipanisasi. Sungai yang selama ini berada sekitar 700 meter dari permukiman juga telah mengering sehingga tidak dapat dimanfaatkan warga.

Akibatnya, sebagian warga harus membeli air isi ulang, sedangkan warga lainnya mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Kurnia menjelaskan, kebutuhan air bersih tersebar di sejumlah wilayah. Di RT 02/RW 09 terdapat sekitar 40 KK yang membutuhkan air dari total sekitar 150 KK. Sementara di RT 03/RW 09 terdapat sekitar 50 KK dari total 200 KK.

Kebutuhan juga tercatat di RT 02/RW 11 sebanyak sekitar 80 KK dan RT 03/RW 11 sebanyak sekitar 30 KK.

“Total sekitar 200 KK membutuhkan dukungan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kemarau,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, TRC-PB BPBD Jember melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW, dan warga sebelum distribusi air dilakukan. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan upaya pemenuhan kebutuhan air.

Sebanyak delapan unit tandon BPBD berkapasitas masing-masing 1.200 liter telah tersedia di lokasi. Tandon tersebut ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi lokasi pemenuhan kebutuhan air warga.

Distribusi air bersih berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dan berjalan aman, lancar, serta kondusif.

BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan masih berlangsung. Penanganan lebih lanjut juga akan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah terkait, khususnya untuk mencari solusi pemenuhan air bersih secara berkelanjutan.

Kurnia mengatakan langkah tersebut diperlukan agar warga tidak terus bergantung pada pengambilan air dari wilayah lain selama musim kemarau.

“Kondisi saat ini aman dan terkendali. Namun, distribusi perlu dilakukan secara berkala sampai kebutuhan air warga dapat terpenuhi,” kata dia.(tgh)

Galeri Foto