Kekeringan Melanda Dusun Rowo Mayang, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 80 KK
- 02 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Dusun Rowo Mayang, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 80 KK
JEMBER – Musim kemarau yang masih melanda Kabupaten Jember membuat sejumlah warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, yang sumur-sumur warga mulai mengering.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali melakukan distribusi air bersih kepada warga terdampak, Kamis (1/10/2026).
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran keempat dalam rangka penanganan dampak bencana kekeringan di wilayah tersebut. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.
Berdasarkan laporan BPBD Jember, terdapat 80 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air bersih. Mereka tersebar di RT 02/RW 14 sebanyak 40 KK dan RT 01/RW 16 sebanyak 40 KK.
Kondisi kekeringan membuat warga harus mencari sumber air hingga sekitar satu kilometer dari permukiman. Warga terpaksa mengambil air dari sumber mata air yang berada di dekat sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sumur-sumur warga sudah mulai mengering. Bahkan sumur bor yang berada di Pondok Pesantren At Thohiriyah juga mengalami penurunan debit air, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pondok sendiri masih belum mencukupi,” ujar Iwan Mujiartono, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat keberadaan bantuan distribusi air bersih menjadi sangat dibutuhkan masyarakat. Pemerintah melalui BPBD bersama pihak terkait kemudian melakukan pendampingan distribusi air ke wilayah terdampak.
Petugas TRC-PB BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB untuk melakukan pendampingan bersama Perumdam Tirta Pandalungan. Air bersih sebanyak 5.000 liter kemudian didistribusikan kepada warga serta mengisi empat tandon BPBD yang telah tersedia di lokasi.
Hingga Kamis (1/10/2026), total air bersih yang telah terdistribusi dan tersimpan pada tandon BPBD di wilayah tersebut mencapai 20.000 liter.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih terus dilakukan secara berkala, dengan kapasitas sekitar 5.000 liter setiap tiga hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Selain distribusi air, BPBD juga meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, terutama terkait pemenuhan kebutuhan air masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.
Kegiatan distribusi air bersih berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, BPBD Jember turut berkoordinasi dengan pemerintah desa, sekretaris desa, kepala dusun, ketua RT/RW, serta warga setempat.
Kondisi kekeringan di Dusun Rowo menjadi salah satu gambaran dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih masyarakat. Distribusi secara berkala diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi sumber air kembali normal. (bob)