logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kemarau Panjang, 110 KK di Baratan Timur Jember Kesulitan Air Bersih

  • 22 September 2026
  • Dibaca 258 Kali
Bagikan Via:
kemarau-panjang-110-kk-di-baratan-timur-jember-kesulitan-air-bersih-20260923

Kemarau Panjang, 110 KK di Baratan Timur Jember Kesulitan Air Bersih

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 - Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.

Kondisi tersebut diketahui setelah Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen di lokasi pada Selasa, 22 September 2026.

"Dampak musim kemarau sejak Agustus menyebabkan sumur warga mengering. Sebagian sumur yang masih memiliki air kondisinya keruh sehingga tidak layak untuk dikonsumsi," kata Didi Teguh, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Selasa.

Didi menjelaskan, warga terdampak berada di RT 02 dan RT 03 RW 11. Rinciannya, sebanyak 80 KK berada di RT 02 dan 30 KK di RT 03.

Kesulitan air bersih membuat warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga mengambil air dari mata air terdekat yang berjarak sekitar 800 meter dari permukiman.

"Sebagian warga juga harus membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Didi.

Menurut Didi, kondisi tersebut telah dilaporkan melalui surat Kelurahan Baratan Nomor 400/69/35.09.02.2008/2026 tentang permohonan bantuan air bersih.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat kelurahan serta ketua RT dan RW, melakukan asesmen, dan mengecek kondisi sumur warga.

Hasil asesmen menunjukkan kebutuhan penanganan berupa penyediaan tandon dan distribusi air bersih secara berkala. BPBD merencanakan penempatan tiga tandon berkapasitas 1.200 liter.

Dua tandon akan ditempatkan di RT 02 RW 11 untuk melayani 80 KK, sedangkan satu tandon ditempatkan di RT 03 RW 11 untuk memenuhi kebutuhan 30 KK. Lokasi pangkon tandon disebut telah disiapkan warga.

"Rekomendasinya, distribusi air bersih dilakukan dua hari sekali untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung," kata Didi.

Asesmen dan koordinasi di lokasi selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam penanganan tersebut, BPBD Jember melibatkan perangkat kelurahan, ketua RT/RW, serta warga setempat.

Warga terdampak berharap bantuan distribusi air bersih segera dilakukan karena sumber air di lingkungan mereka semakin terbatas selama musim kemarau. (tgh)

Galeri Foto