logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Hukum

KETIKA BUPATI JEMBER MEMBORONG LUDES JUALAN ES KRIM YANG SEHARI LAKU Rp. 20 RIBU.

  • 09 Desember 2025
  • Dibaca 294 Kali
Bagikan Via:
ketika-bupati-jember-memborong-ludes-jualan-es-krim-yang-sehari-laku-rp-20-ribu-20251209

KETIKA BUPATI JEMBER MEMBORONG LUDES JUALAN ES KRIM YANG SEHARI LAKU Rp. 20 RIBU.

Disore  hari tepatnya  di ruang terbuka hijau (RTH) Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, dibalik  suara  hiruk pikuk keramaian Apel Sholawat Kebangsaan yang disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait suasana mendadak menjadi momen yang tak akan dilupakan Zaelani , Warga Glundengan, Kecamatan Wuluhan.

Laki-laki yang sehari harinya menjual es krim keliling dan terkenal ramah dan baik hati dengan  kondisi fisiknya cacat alias disabilitas  tak mampu  menahan air matanya  ketika dagangannya tiba-tiba diserbu oleh puluhan peserta yang berjubel berebutan membeli es krim miliknya.
Emosinya tak terbendung, senang bercampur haru dan kedua tangannya  tampak tergetar saat melayani pembeli dan membagikan stik kayu es krim. “Sabar sabar gentian nggih pasti saya kasih ,” katanya sambil meladeni para pembeli yang berjubel.
Tak selang berapa lama seorang ibu sambil menikmati es krim berjalan mendekati peserta sambil berteriak menawarkan es krim .”Ayo, ayo, es krim rasanya enak dan gratis lo ini siapa cepat dia dapat !” teriaknya.
Spontan seketika para peserta beranjak dari kursi dan mereka yang sebagian  tahu sosok Zaelani, berhamburan menyerbu juala es milik . "Dia itu  laki-laki pekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup anak istrinya Ia  tak pernah lelah dan putus asa menjajakan es krim menggunakan sepeda motor roda tiga,: kata seorang pembeli.
Saat beberapa pembeli menanyakan penghasilan jualan es dalam satu hari, Zaelani hanya bisa tersenyum penuh arti, karena meski dia telah berjualan bertahun tahun namun tidak bisa memastikan pengasilannya  karena tergantung rejeki. “Kadang seharian  laku Rp 30 ribu, Rp 20 ribu tidak dapat dipastikan tapi saya  yakin rejekinya pasti ada saja ,” ungkap pria berusia sekitar 50 tahun ini.
Pengakuan jujur Zaelani membuat peserta berempati dan mereka memanggil peserta lainnya mengajak membeli es krim Zelani . Dan sore itu rezeki tak terduga datang bak durian runtuh. Bupati Jember, Gus Fawait, yang juga hadir dalam acara tersebut langsung menghampiri dan memborong seluruh dagangan Zaelani.
“Ayo, bapak bapak ibu ibu monggo semua silakan ambil dagangan Pak Zaelani, gratis, saya yang bayar!” tegas Gus Fawait. Aksi spontan ini membuat Zaelani sempat mematung dan terperangah sekaligus amat senang dan bersyukur.
“Ini kali pertama saya bertemu Bupati Gus Fawait. Alhamdulillah, tidak disangka-sangka gus Bupati orangnya mudah bergaul dan perhatian kepada warganya ,” ungkapnya penuh haru.
Berkat kebaikan Gus Fawait, Zaelani hari itu pulang tidak dengan tangan kosong. Biasanya dia masih harus keliling menjajakan es krim ke pelosok desa desa namun kini seluruh dagangannya ludes terjual. Ia kini memegang uang sebesar Rp 500 ribu, sebuah rezeki yang pasti akan membuat istrinya tersenyum Bahagia.”Alhamdulillah Syukur hari ini saya  ketemu Gus dan barang dagangan saya habis, katanya sambil pulang.  

Galeri Foto