Ketua TP PKK Kecamatan Jelbuk Dorong Ibu Hamil dan Balita Rutin ke Posyandu
- 13 April 2026
- Dibaca 151 Kali
Bagikan Via:
Ketua TP PKK Kecamatan Jelbuk Dorong Ibu Hamil dan Balita Rutin ke Posyandu
JEMBER, 13 APRIL 2026 - Ketua TP PKK Kecamatan Jelbuk, Waki'a Pairi, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke Posyandu Mawar 3 yang berada di Dusun Tenggir Timur, Desa Jelbuk, pada Senin, 13 April 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kegiatan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil (bumil) dan balita.
Dalam kesempatan tersebut, Waki’a Pairi menekankan pentingnya kehadiran rutin di posyandu, terutama bagi ibu hamil dan balita. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan berkala sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan serta tumbuh kembang anak sejak dini.
“Keaktifan ibu hamil dan balita datang ke posyandu menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan stunting dan deteksi dini masalah kesehatan,” ujarnya di hadapan peserta posyandu.
Berdasarkan data yang dihimpun di Posyandu Mawar 3, terdapat 65 balita sasaran dan 9 ibu hamil yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, tercatat 2 ibu hamil mengalami kekurangan energi kronis (KEK) serta terdapat 9 balita yang masuk kategori stunting. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi TP PKK Kecamatan Jelbuk untuk terus meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Selain memberikan penyuluhan, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan rutin, penimbangan balita, serta pemantauan status gizi. Para kader posyandu terlihat aktif membantu jalannya kegiatan, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Sementara itu, bidan wilayah Desa Jelbuk, Rohima, mengapresiasi tingkat kehadiran masyarakat yang dinilai sangat baik. Menurutnya, antusiasme ibu hamil dan para ibu balita dalam mengikuti kegiatan posyandu tergolong tinggi.
“Kehadiran hari ini sangat luar biasa, terutama ibu hamil yang terlihat kompak dan aktif. Mereka juga rutin memeriksakan kesehatan ke puskesmas, sehingga kondisi kehamilan dapat terus dipantau,” jelas Rohima.
Ia menambahkan, sinergi antara kader posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Dengan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan angka stunting dan masalah gizi lainnya dapat ditekan secara bertahap.
Kegiatan kunjungan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan dasar melalui posyandu, sekaligus memperkuat peran TP PKK dalam mendukung program kesehatan di tingkat desa. (ama)