Kios Pupuk di Sukowono Jadi Contoh, DTPHP Jember Temukan Sistem Distribusi yang Rapi dan Transparan
- 11 Mei 2026
- Dibaca 93 Kali
Bagikan Via:
Kios Pupuk di Sukowono Jadi Contoh, DTPHP Jember Temukan Sistem Distribusi yang Rapi dan Transparan
JEMBER, 11 MEI 2026 - Pengawasan distribusi pupuk bersubsidi terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jember demi memastikan hak petani terpenuhi secara tepat sasaran. Kali ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di salah satu kios pupuk di Desa Sukowono, Senin, 11 Mei 2026.
Tak sekadar melakukan pemeriksaan administrasi dan stok pupuk, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melihat langsung bagaimana tata kelola distribusi pupuk dijalankan di tingkat kios. Hasilnya, tim teknis DTPHP menemukan sistem distribusi yang dinilai tertata rapi, transparan, dan memudahkan petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi.
Mulai dari pencatatan administrasi, penyesuaian data petani dalam sistem e-RDKK, hingga penyampaian informasi harga pupuk dilakukan secara terbuka dan terorganisir dengan baik. Kondisi tersebut dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempermudah petani saat melakukan penebusan pupuk.
Anggota tim teknis DTPHP Kabupaten Jember, Bambang, mengatakan bahwa tata kelola kios yang tertib seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan petani terhadap sistem distribusi pupuk bersubsidi.
“Ketika kios mampu memberikan informasi yang jelas, stok tertata, dan pelayanan berjalan baik, petani akan merasa lebih nyaman. Sistem yang rapi seperti ini sangat membantu dan bisa menjadi contoh bagi kios lainnya,” ujarnya.
Menurut Bambang, distribusi pupuk tidak hanya berbicara soal penyaluran barang, tetapi juga tentang kualitas pelayanan yang diterima petani di lapangan.
“Kalau sistemnya tertib dan transparan, petani tidak bingung lagi. Mereka tahu prosedurnya, tahu harga sesuai HET, dan merasa lebih percaya terhadap kios maupun pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, anggota tim teknis lainnya, Dewi, menilai bahwa keterbukaan informasi di kios memiliki dampak besar terhadap kelancaran distribusi pupuk bersubsidi.
“Kami melihat pengelolaan di kios ini cukup baik dan terorganisir. Informasi harga dipasang dengan jelas, administrasi tertata, dan pelayanan kepada petani berjalan lancar. Hal seperti ini sangat positif karena mempermudah masyarakat,” kata Dewi.
Ia berharap pola pengelolaan serupa dapat diterapkan di kios-kios lain agar distribusi pupuk di Kabupaten Jember semakin tertib dan mudah diakses petani.
“Kalau semua kios memiliki sistem yang rapi seperti ini, distribusi pupuk akan jauh lebih efektif dan petani bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim teknis DTPHP juga berdialog langsung dengan pengelola kios untuk mendengarkan kondisi di lapangan sekaligus memberikan penguatan terkait tata kelola distribusi pupuk bersubsidi yang sesuai aturan.
Dari hasil monitoring, stok pupuk bersubsidi di Desa Sukowono terpantau aman dan mencukupi kebutuhan petani. Penyaluran pupuk juga berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku tanpa ditemukan kendala berarti di lapangan.
Melalui monitoring rutin yang dilakukan secara berkelanjutan, DTPHP Kabupaten Jember berharap distribusi pupuk bersubsidi semakin transparan, tertib, dan memberikan kepastian layanan bagi petani. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung produktivitas pertanian serta menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Jember. (ima)