KKN Desa Cinta Jadi Gerakan Kolaborasi, Camat Kaliwates Apresiasi Langkah Strategis Pemkab Jember
- 20 Juli 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
KKN Desa Cinta Jadi Gerakan Kolaborasi, Camat Kaliwates Apresiasi Langkah Strategis Pemkab Jember
JEMBER 20 JULI 2026 – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember melepas 3.000 mahasiswa dalam program KKN Kolaboratif dengan tema “KKN Desa Cinta” mendapat apresiasi dari Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho, S.Sos. Program yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jember tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Pelepasan ribuan mahasiswa KKN Kolaboratif dilakukan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait di Alun-Alun Jember, Minggu, 19 Juli 2026. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti prosesi pelepasan sebelum nantinya diterjunkan ke berbagai wilayah untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sesi wawancara, Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang menghadirkan KKN Kolaboratif sebagai gerakan bersama. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menjadi kekuatan besar dalam mendukung program pembangunan, khususnya dalam memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Dwisunu menilai mahasiswa memiliki peran strategis karena dapat menjadi jembatan antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata melalui pengamatan, pendataan, serta interaksi langsung dengan masyarakat.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi. Pemerintah bersama perguruan tinggi dan mahasiswa dapat berkolaborasi secara langsung untuk hadir di tengah masyarakat,” ungkap Dwisunu.
Ia juga mengapresiasi misi utama KKN Desa Cinta yang diarahkan untuk mendukung reformasi dan validasi data kemiskinan di Kabupaten Jember. Menurutnya, akurasi data menjadi hal penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah agar program-program yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan bahwa misi utama program KKN Kolaboratif ini adalah melakukan reformasi dan validasi data kemiskinan agar kondisi kemiskinan di Jember dapat terdata secara lebih akurat. Dengan melibatkan 3.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, proses pengumpulan dan pemutakhiran data diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan menyeluruh.
Camat Kaliwates menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proses tersebut menjadi sebuah energi positif bagi pembangunan daerah. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekaligus melihat berbagai persoalan sosial secara langsung dari dekat.
Antusiasme tinggi para peserta dalam mengikuti pelepasan KKN Desa Cinta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan. Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jember menyatukan langkah untuk melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.
Menurut Dwisunu, kolaborasi semacam ini perlu terus diperkuat. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan. Sinergi dengan perguruan tinggi dan mahasiswa menjadi bagian penting untuk menghadirkan gagasan, inovasi, serta solusi yang berbasis pada kondisi nyata masyarakat.
Melalui KKN Desa Cinta, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir untuk menjalankan program, tetapi juga mampu mendengar, memahami, dan memotret kondisi masyarakat secara objektif. Hasil dari proses tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Pelepasan 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif di Alun-Alun Jember menjadi simbol kuat semangat kolaborasi untuk membangun Jember. Apresiasi Camat Kaliwates terhadap langkah tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat, dalam mewujudkan pembangunan yang lebih akurat, terarah, dan tepat sasaran. (ah)