Kolaborasi Anak Muda, Kunci Lahirnya Ide Fashion yang Inovatif di Jember
- 24 Oktober 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Kolaborasi Anak Muda, Kunci Lahirnya Ide Fashion yang Inovatif di Jember
JEMBER, 24 OKTOBER 2026 – Kolaborasi antargenerasi muda menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong perkembangan industri fashion dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jember. Melalui pertemuan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SLTA hingga mahasiswa, kegiatan talk show The Sarong Kebaya Shibori serta lokakarya dan pelatihan “Dari Kain dan Tinta Menjadi Sebuah Karya” menjadi ruang untuk bertukar gagasan, mengembangkan kreativitas, dan membuka peluang kolaborasi.
Kegiatan yang diselenggarakan di Jember Creative Center (JCC) ini menghadirkan pengalaman belajar yang menggabungkan diskusi dan praktik kreatif. Peserta diajak mengenal potensi pengembangan fashion melalui eksplorasi kain dan tinta untuk menghasilkan karya yang memiliki karakter dan nilai tambah.
Selain memperoleh pengetahuan baru, keterlibatan peserta dari berbagai kalangan juga membuka kesempatan untuk saling mengenal, berbagi perspektif, dan mengembangkan ide bersama. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan kreatif yang mendorong anak muda untuk lebih berani berinovasi dan menghasilkan karya yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disporabudpar Kabupaten Jember, Ermi Rahmawati, S.E., menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan ekonomi kreatif. Menurutnya, ruang kreatif perlu dimanfaatkan untuk mempertemukan individu dengan minat, gagasan, dan kemampuan yang beragam agar dapat saling mendukung.
“Kami berharap Jember Creative Center tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya komunitas, ide, dan peluang kolaborasi. Melalui pertemuan seperti ini, anak-anak muda dapat saling belajar, mengembangkan kreativitas, serta menghasilkan karya yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya, Sabtu 24 Oktober 2026.
Ermi menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan ruang yang memungkinkan masyarakat untuk belajar, bereksperimen, dan membangun jejaring. Dengan demikian, kreativitas tidak berhenti pada munculnya sebuah ide, tetapi dapat berlanjut menjadi karya nyata yang memiliki nilai ekonomi.
Keberadaan JCC diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Jember, khususnya dalam bidang fashion dan pengembangan produk kreatif. Melalui kegiatan yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan semakin aktif mengambil peran sebagai pencipta karya sekaligus calon pelaku usaha.
Kolaborasi yang tumbuh dari ruang kreatif ini diharapkan dapat melahirkan gagasan inovatif, memperluas jejaring antarpelaku kreatif, dan membuka peluang pengembangan usaha baru. Dengan dukungan berbagai pihak, JCC diharapkan menjadi salah satu ruang yang mendorong kemajuan ekonomi kreatif serta meningkatkan potensi generasi muda di Kabupaten Jember. (af)