logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Kolaborasi Sigap, 30 Personel Berbagai Elemen Turun Bersihkan Sungai Rembangan di Jemberlor

  • 05 Mei 2026
  • Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
kolaborasi-sigap-30-personel-berbagai-elemen-turun-bersihkan-sungai-rembangan-di-jemberlor-20260506

Kolaborasi Sigap, 30 Personel Berbagai Elemen Turun Bersihkan Sungai Rembangan di Jemberlor

JEMBER, 05 MEI 2026 – Respons cepat atas laporan warga kembali ditunjukkan melalui kolaborasi lintas instansi di Kabupaten Jember. Sebanyak 30 personel dari berbagai elemen turun langsung membersihkan aliran Sungai Rembangan di Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Selasa 05 Mei 2026.

Aksi bersih sungai ini merupakan tindak lanjut laporan warga lingkungan Pagah yang disampaikan melalui Destana Jemberlor (Jelo) dan diteruskan ke pihak kelurahan. Berkat koordinasi yang sigap, penanganan di lapangan dapat segera dilakukan untuk mencegah potensi banjir.

Sejumlah pihak terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya UPT PSDA WS Bondoyudo Baru Lumajang, Dinas PUPR SDA Kabupaten Jember, BPBD Jember, Baret Rescue, Destana Tagana Jemberlor, serta Warga Jember Peduli Bencana (WJPB) RW 16. Mereka bahu-membahu mengangkat material seperti sampah dan vegetasi liar yang berpotensi menghambat aliran air.

Koordinator UPT PSDA WS Bondoyudo Baru Lumajang, Amang, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga fungsi sungai tetap optimal, terutama menjelang musim hujan.

“Pembersihan ini penting untuk memastikan aliran sungai tetap lancar, sehingga tidak memicu genangan maupun banjir. Sinergi semua pihak menjadi kunci dalam penanganan cepat seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Destana Jelo, Istono Asrijanto, mengungkapkan bahwa di lapangan masih ditemukan potensi hambatan berupa rumpun bambu yang mulai tumbuh kembali setelah pembersihan sebelumnya.

“Jika tidak segera ditangani, rumpun bambu ini bisa membentuk bendung alami yang menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, kondisi tersebut berpotensi mengancam plengsengan makam di RW 16 serta permukiman warga di sekitarnya, terutama saat curah hujan meningkat.

Sekretaris Kelurahan Jemberlor, Moch Wahid Anwar, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan mendorong partisipasi aktif warga.

“Kami akan terus berkoordinasi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai, agar potensi bencana dapat diminimalisir,” katanya.

Lurah Jemberlor, Zaim Ilmi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam merespons laporan warga secara cepat dan terkoordinasi. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meminimalisir potensi bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai,” ujarnya. (rus)

Galeri Foto