logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Koordinasi Lintas Unsur, BPBD Jember Tingkatkan Profesionalisme Penanganan Darurat

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 150 Kali
Bagikan Via:
koordinasi-lintas-unsur-bpbd-jember-tingkatkan-profesionalisme-penanganan-darurat-20261019

Koordinasi Lintas Unsur, BPBD Jember Tingkatkan Profesionalisme Penanganan Darurat

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memperkuat kapasitas personel dalam penanganan operasi penyelamatan melalui kegiatan Latihan Bareng dan Ngobrol SAR yang digelar Pos SAR Jember, Sabtu-Minggu, 17-18 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pos SAR Jember, Jalan Supriadi, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, tersebut diikuti unsur Basarnas Banyuwangi, BPBD Kabupaten Jember, Pos SAR Jember, serta organisasi perangkat daerah dan relawan dari wilayah Tapal Kuda.

BPBD Kabupaten Jember diwakili dua personel Tim Reaksi Cepat (TRC), yakni M. Faris Fadhil dan Ali Maskur B. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian latihan yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan keselamatan kerja serta keterampilan teknis penyelamatan, khususnya dalam penanganan kondisi darurat di medan ketinggian.

M. Faris Fadhil menjelaskan, latihan bersama tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan personel menghadapi operasi pencarian dan pertolongan. Menurut dia, kemampuan bekerja secara aman di medan ketinggian membutuhkan pemahaman prosedur, penggunaan peralatan pelindung diri, serta keterampilan teknis yang harus terus dilatih.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bekerja di ketinggian yang disampaikan Farid Kurniadi, S.T., Kasubsie Basarnas Banyuwangi. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik Teknik Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) 1 yang diikuti seluruh peserta dari unsur SAR se-Tapal Kuda.

Selain teori dan praktik teknis, peserta juga mendapatkan materi pemeriksaan Personal Protective Equipment (PPE) atau peralatan pelindung diri. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan peralatan yang digunakan dalam operasi penyelamatan berada dalam kondisi layak dan aman.

Memasuki hari kedua, Minggu, 18 Oktober 2026, latihan dilanjutkan dengan praktik TKPK 1 serta praktik rescue. Materi penyelamatan disampaikan Pradata Guntoro dari Vertical Rescue Indonesia. Peserta tidak hanya dituntut memahami teknik penyelamatan, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan tim maupun korban.

Faris mengatakan, kegiatan lintas unsur seperti ini diperlukan untuk membangun kesamaan prosedur dan koordinasi di lapangan. Terlebih, operasi SAR dalam kondisi darurat sering melibatkan banyak unsur dengan kemampuan dan peralatan yang berbeda.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan personel, sekaligus memperkuat koordinasi antarunsur SAR agar lebih siap ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan penanganan di medan sulit," kata Faris.

Menurut dia, keterampilan yang diperoleh dalam latihan tidak hanya bermanfaat bagi personel BPBD, tetapi juga mendukung efektivitas operasi pencarian dan pertolongan secara keseluruhan.

Kegiatan ditutup pada Minggu sore setelah seluruh rangkaian praktik selesai. BPBD Jember berharap latihan bersama tersebut dapat menjadi bagian dari peningkatan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan di wilayah Jember dan kawasan Tapal Kuda. (tgh)

Galeri Foto