Krisis Air Bersih Melanda Patrang Tengah Jember, BPBD Kembali Kirim 5.000 Liter untuk 60 KK
- 03 Oktober 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Krisis Air Bersih Melanda Patrang Tengah Jember, BPBD Kembali Kirim 5.000 Liter untuk 60 KK
JEMBER, 03 OKTOBER 2026 – Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga.
Distribusi air bersih ke-17 tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 03 Oktober 2026 di Gang Tegal Batu, Lingkungan Patrang Tengah. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mendampingi penyaluran sebanyak 5.000 liter air bersih ke sejumlah tandon yang tersedia di lokasi.
TRC BPBD Jember, Reza Pahlevi, mengatakan kekeringan menyebabkan sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kondisi semakin terasa karena sejumlah sumur warga mulai mengering.
“Dampak musim kemarau membuat sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga yang belum memiliki akses pipanisasi sementara memenuhi kebutuhan air dengan mengambil atau menumpang kepada warga yang masih memiliki akses,” ujar Reza.
Menurut dia, di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 08 sebenarnya terdapat jaringan pipanisasi berbayar yang dikelola pihak swasta. Namun, belum seluruh warga dapat memanfaatkannya karena keterbatasan biaya.
Data BPBD Jember mencatat warga terdampak tersebar di empat RT. Rinciannya, RT 01 RW 08 sebanyak 15 KK, RT 02 sebanyak 12 KK, RT 03 sebanyak 20 KK, dan RT 04 sebanyak 13 KK. Total terdapat 60 KK yang membutuhkan bantuan air bersih.
Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 08.50 WIB dan tiba pada pukul 09.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang, TRC BPBD melakukan pendampingan distribusi air bersih dari PMI sebanyak 5.000 liter ke tandon BPBD.
“Selain distribusi air, kami juga memberikan edukasi kepada warga mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya menghemat penggunaan air,” kata Reza.
Di lokasi terdapat tiga tandon milik BPBD dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter serta satu tandon milik warga berkapasitas 1.100 liter. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 11.00 WIB dengan kondisi aman dan terkendali.
BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan masih berlangsung. Penanganan lebih lanjut juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut.
Distribusi bantuan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan dari Kelurahan Patrang.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember berkoordinasi dengan Lurah Patrang, ketua RW, dan warga setempat. Tidak terdapat kendala selama pelaksanaan distribusi air bersih. (tgh)