Lansia Penjaga Warung di Wirolegi Bersyukur Terima Bantuan Pangan 2026
- 26 April 2026
- Dibaca 136 Kali
Bagikan Via:
Lansia Penjaga Warung di Wirolegi Bersyukur Terima Bantuan Pangan 2026
JEMBER, 26 APRIL 2026 - Rasa syukur dan bahagia dirasakan Slami, seorang lansia warga RT 03 RW 01 Kelurahan Wirolegi, yang menjadi salah satu penerima Bantuan Pangan (Banpang) tahun 2026. Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan tersebut menjadi penopang penting bagi kebutuhan hidup sehari-harinya.
Slami diketahui bekerja sebagai penjaga warung dengan penghasilan yang terbilang minim, yakni sekitar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per hari. Ia mulai bekerja sejak pukul 05.00 WIB hingga sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB.
Dengan kondisi tersebut, bantuan pangan yang diterimanya membawa kebahagiaan tersendiri. Ia mengaku sangat terbantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan makan harian.
“Alhamdulillah senang dapat rejeki. Bantuan ini akan saya gunakan untuk makan sehari-hari,” ujar Slami penuh syukur, pekan lalu.
Selain itu, ia juga merupakan penerima bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sejenis, yang semakin meringankan beban hidupnya.
“Alhamdulillah dapat PKH juga nak,” tambahnya, masih dengan bahasa madura yang kental.
Ia menilai berbagai bantuan yang diterimanya menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir untuk masyarakat kecil, khususnya lansia dengan penghasilan terbatas seperti dirinya.
Sebagai penerima manfaat, Slami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto serta Bupati Jember, Gus Fawait, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat kecil seperti dirinya.
Lurah Wirolegi, Athur Robby Tantra, S.STP, M.M., menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut, merupakan bentuk perhatian pemerintah. Ia berharap, hal ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat, serta dapat meringankan kebutuhan sehari-harinya.
“Harapannya untuk penerima bantuan beras dan minyak goreng, hal ini dapat meringankan beban dan juga mendapatkan berkah,” ucap Lurah Athur.
Program Bantuan Pangan 2026 sendiri diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama kalangan lansia dan pekerja informal dengan penghasilan terbatas, agar kesejahteraan mereka dapat lebih terjamin.
Banpang 2026 (Bantuan Pangan 2026) adalah program intervensi pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan beras dan minyak goreng gratis kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga stabilitas harga dan mengurangi beban ekonomi masyarakat berpendapatan rendah. (fat)