Lesehan Penuh Keakraban, 96 Guru Ngaji di Sumberagung Terima Honorarium Tahap I 2026
- 12 Maret 2026
- Dibaca 149 Kali
Bagikan Via:
Lesehan Penuh Keakraban, 96 Guru Ngaji di Sumberagung Terima Honorarium Tahap I 2026
JEMBER, 12 MARET 2026 - Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai penyaluran honorarium bagi para guru ngaji di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Kamis 12 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB itu digelar secara sederhana dengan konsep lesehan, menciptakan nuansa guyub antara pemerintah daerah dan para tokoh keagamaan desa.
Sebanyak 96 guru ngaji menjadi penerima honorarium tahap pertama tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Jember. Para penerima duduk bersama di ruang pertemuan desa tanpa sekat formalitas, sehingga suasana terasa lebih hangat dan akrab.
Penyaluran honorarium ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk memberikan perhatian terhadap para pengajar agama yang selama ini berperan dalam membina kehidupan spiritual masyarakat, khususnya dalam pendidikan membaca Al-Qur’an bagi anak-anak di tingkat desa.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa para guru ngaji memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, pengabdian para guru ngaji yang selama ini dilakukan secara tulus perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Para guru ngaji adalah sosok yang selama ini membimbing masyarakat dalam kehidupan beragama, sering kali tanpa mengharapkan imbalan besar. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memberikan penghargaan atas pengabdian tersebut,” ujar Gus Fawait.
Ia menambahkan, program honorarium ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan para tokoh keagamaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Momentum penyaluran honorarium yang berlangsung pada bulan Ramadhan serta menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri diharapkan dapat membantu para penerima dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
Salah seorang guru ngaji penerima honorarium mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah. Ia menilai bantuan tersebut bukan hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap pengabdian para guru yang selama ini mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an di lingkungan desa.
Selain menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan para guru ngaji, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Suasana lesehan yang santai membuat kegiatan berlangsung lebih akrab, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan para tokoh keagamaan di tingkat desa.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pendidikan keagamaan berbasis masyarakat dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berakhlak serta memiliki nilai spiritual yang kuat. (jh8)