logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kranjingan

Lokakarya Mini Tribulanan, Kecamatan Sumbersari Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Bidang Kesehatan

  • 19 Desember 2025
  • Dibaca 237 Kali
Bagikan Via:
lokakarya-mini-tribulanan-kecamatan-sumbersari-perkuat-kolaborasi-lintas-sektor-bidang-kesehatan-20251219

Lokakarya Mini Tribulanan, Kecamatan Sumbersari Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Bidang Kesehatan

Jember – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Kranjingan Ena Tri Handayani, Ena Tri Handayani, S.Tr.Kom., bersama staf kelurahan Suherni mengikuti kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan yang digelar di Aula Puskesmas Sumbersari, Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan program kesehatan di wilayah Kecamatan Sumbersari sepanjang tahun 2025.

Lokakarya tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Sumbersari, Ketua TP PKK Kecamatan Sumbersari, serta perwakilan dari tujuh kelurahan. Selain unsur pemerintahan, kegiatan ini juga melibatkan pengawas pendidikan kecamatan, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Kantor Urusan Agama (KUA), tujuh tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, serta tujuh kader posyandu dari masing-masing kelurahan.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas capaian, kendala, serta strategi penguatan program kesehatan masyarakat. Lokakarya menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang dituangkan dalam notulen sebagai upaya memperkuat kerja sama lintas sektor demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kecamatan Sumbersari.

Salah satu kesimpulan utama adalah komitmen bersama untuk membantu bayi baru lahir dan balita berisiko yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kelurahan dan kecamatan akan memfasilitasi pendampingan administrasi sebagai syarat pendaftaran Universal Health Coverage (UHC), sehingga hak layanan kesehatan dapat terpenuhi secara merata.

Selain itu, disepakati pula penguatan pendataan oleh kader posyandu, RT, dan RW terhadap pasangan yang telah bertunangan. Langkah ini bertujuan mencegah praktik pernikahan siri, pernikahan dini, serta kehamilan di luar nikah, khususnya bagi pasangan di bawah usia, melalui pendampingan dan edukasi yang berkelanjutan.

Kesepakatan lain mencakup pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disertai penyuluhan gizi di posyandu dengan melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat. Di samping itu, pengelolaan bank sampah di lingkungan posyandu juga akan digalakkan untuk mendukung operasional posyandu sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan bagi para ibu.

Lokakarya juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor bagi ibu hamil risiko tinggi yang membutuhkan rujukan berencana. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menekan angka komplikasi kehamilan dan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sumbersari, dr. Dian menjelaskan sejumlah persyaratan bagi masyarakat pengguna BPJS Mandiri yang ingin mengakses UHC. Di antaranya, status BPJS nonaktif, pernah mengakses fasilitas kesehatan pemerintah, tidak berpindah ke layanan swasta, bersedia dirawat di kelas 3 tanpa naik kelas, serta menandatangani perjanjian cicilan apabila memiliki tunggakan iuran.

Lokakarya Mini Tribulanan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antarsektor dalam mewujudkan target kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah Kecamatan Sumbersari.

Galeri Foto