Lomba Galang Meriahkan Hari Jadi Pramuka di Ledokombo, Camat Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda
- 21 Agustus 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Lomba Galang Meriahkan Hari Jadi Pramuka di Ledokombo, Camat Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda
JEMBER, 21 AGUSTUS 2026 - Semangat kepramukaan menggema di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jumat 21 Agustus 2026. Bertempat di lapangan depan Kantor Kecamatan Ledokombo, digelar Upacara Pembukaan Lomba Galang dalam rangka memperingati Hari Jadi Pramuka ke-65 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 14.20 WIB tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, kemandirian, serta jiwa pengabdian di kalangan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Upacara tersebut dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Ledokombo, di antaranya Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si., Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H., serta Bati Tuud Koramil Ledokombo Peltu Kusmanto. Turut hadir Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Ledokombo Sutrisno, S.Pd., Kamabigus SD dan sederajat, Kamabigus SMP dan sederajat, para pembina Pramuka, serta peserta didik tingkat Penggalang dari SD, SMP dan sederajat.
Kegiatan Lomba Galang tersebut dipimpin dan dipertanggungjawabkan oleh Ketua Kwartir Ranting Ledokombo, Sutrisno, S.Pd. Kehadiran para pembina, Kamabigus, dan peserta didik menunjukkan kuatnya dukungan satuan pendidikan terhadap pembinaan kepramukaan sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Apel ke lapangan untuk menyiapkan pasukan, dilanjutkan dengan masuknya Pembina Apel. Prosesi kemudian diisi penghormatan kepada Pembina Apel, laporan pemimpin apel, serta pembacaan Dasa Darma Pramuka.
Setelah laporan Ketua Panitia, kegiatan dilanjutkan dengan amanat Pembina Apel yang kemudian diikuti prosesi resmi pembukaan Lomba Galang. Salah satu momen simbolis dalam pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati, sebagai simbol harapan agar semangat persaudaraan, cita-cita, dan pengabdian anggota Pramuka terus tumbuh serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Ranting Ledokombo, para Kamabigus, pembina, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan berkemah atau perlombaan, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter. Di dalam Pramuka, adik-adik belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri, menghargai sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Nino.
Camat Nino juga menekankan bahwa momentum Hari Jadi Pramuka ke-65 harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap melalui Lomba Galang ini akan lahir generasi muda Ledokombo yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, rasa cinta tanah air, serta semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan daerah. Jadikan setiap perlombaan sebagai sarana belajar, bukan semata-mata mengejar kemenangan,” lanjutnya.
Menurutnya, persaingan dalam perlombaan harus tetap dibangun dalam suasana persaudaraan. Nilai utama yang harus dibawa pulang oleh setiap peserta bukan hanya piala dan penghargaan, tetapi pengalaman, keberanian, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka yang menempatkan pembentukan watak dan kecakapan hidup sebagai bagian penting dalam pendidikan kaum muda. Karena itu, kegiatan Lomba Galang diharapkan mampu menjadi ruang edukasi yang menyenangkan sekaligus membangun mental generasi muda agar lebih tangguh menghadapi tantangan zaman.
Setelah amanat Pembina Apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan pemimpin apel kepada Pembina Apel bahwa seluruh rangkaian upacara telah selesai, penghormatan terakhir kepada Pembina Apel, serta Pembina Apel meninggalkan lapangan. Upacara kemudian dinyatakan selesai dengan semangat khas kepramukaan, “Salam Pramuka” dan semboyan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”
Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba dan Perkemahan Tingkat Penggalang selama tiga hari. Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk menguji keterampilan, ketangkasan, kedisiplinan, kreativitas, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama.
Pelaksanaan kegiatan selama tiga hari tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpeserta didik, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan antaranggota Pramuka dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Ledokombo. (yus)