Lonjakan Pengunjung Lima Kali Lipat, Integrasi Tiket Watu Ulo-Papuma Jadi Peluang Besar bagi UMKM
- 17 Maret 2026
- Dibaca 209 Kali
Bagikan Via:
Lonjakan Pengunjung Lima Kali Lipat, Integrasi Tiket Watu Ulo-Papuma Jadi Peluang Besar bagi UMKM
JEMBER, 17 MARET 2026 – Peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan terjadi di kawasan wisata pantai selatan Kabupaten Jember setelah diterapkannya sistem penggabungan tiket masuk antara Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma melalui satu pintu akses. Kebijakan tersebut terbukti berdampak positif terhadap geliat pariwisata sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Kebijakan integrasi tiket ini mulai memberikan efek nyata dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai hingga lima kali lipat dibandingkan sebelumnya. Lonjakan tersebut terlihat dari padatnya arus wisatawan yang datang untuk menikmati panorama pesisir selatan Jember, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandi, peningkatan jumlah pengunjung ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar kawasan wisata.
“Dengan meningkatnya jumlah wisatawan hingga lima kali lipat setelah penggabungan tiket ini, tentu menjadi peluang besar bagi masyarakat. Terutama bagi pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan tingginya arus kunjungan untuk mengembangkan usaha, khususnya kuliner khas pesisir,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa kawasan Pantai Watu Ulo kini semakin berkembang sebagai sentra kuliner seafood yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Berbagai warung makan dan pelaku usaha lokal menyediakan aneka hidangan laut segar dengan harga yang terjangkau.
Salah satu daya tarik yang kini ramai diperbincangkan wisatawan adalah paket kuliner seafood dengan harga terjangkau. Dengan kisaran harga sekitar Rp40.000, wisatawan sudah dapat menikmati sajian seafood yang lengkap dengan cita rasa khas pesisir.
“Kawasan Watu Ulo sekarang mulai dikenal sebagai sentra kuliner seafood. Wisatawan cukup dengan sekitar empat puluh ribu rupiah sudah bisa menikmati hidangan laut yang segar. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang,” tambah Bobby.
Keramaian pengunjung yang meningkat ini juga memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor pendukung pariwisata lainnya, mulai dari pedagang kaki lima, penyedia jasa parkir, hingga pelaku usaha suvenir lokal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata memiliki efek berganda terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kebijakan penggabungan tiket satu pintu antara Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma, Pemerintah Kabupaten Jember berharap kawasan wisata selatan dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan wisata, penataan kawasan, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah pesisir selatan Jember. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. (ram)