logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Mandi di Sungai Gladak Kembar, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Meninggal

  • 22 Agustus 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
mandi-di-sungai-gladak-kembar-pemuda-25-tahun-ditemukan-meninggal-20260822

Mandi di Sungai Gladak Kembar, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Meninggal

JEMBER, 22 Agustus 2026 — Seorang pemuda, Riki Ridwan Saputra (25), ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat mandi di Sungai Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat,21 Agustus 2026.

Korban yang merupakan warga Jalan Kaca Piring 3 RT 05/RW 27, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, ditemukan tim gabungan pada Jumat malam. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RS Subandi Jember untuk proses lebih lanjut.

Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengatakan laporan mengenai kecelakaan sungai tersebut diterima pihaknya dari Polres Jember sekitar pukul 22.20 WIB.

"Setelah menerima informasi, tim TRC BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan," kata Firman, Jumat malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah temannya mandi di Sungai Gladak Kembar. Sekitar dua jam kemudian, teman-teman korban meninggalkan lokasi dan korban masih berada di sungai.

Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, korban belum juga kembali atau memberikan kabar. Salah seorang temannya kemudian kembali ke sungai untuk mencari korban. Namun, korban tidak ditemukan. Di lokasi hanya terdapat pakaian milik korban yang tertinggal di pinggir sungai.

Setelah laporan diterima, TRC BPBD Jember berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi Pos Jember serta unsur terkait. Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 22.25 WIB dan tiba lima menit kemudian.

Petugas kemudian melakukan asesmen dan pencarian di sekitar lokasi. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 22.37 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim gabungan selanjutnya mengevakuasi korban menggunakan peralatan SAR dan memasukkan jenazah ke dalam kantong jenazah. Sekitar pukul 23.15 WIB, korban dibawa ke RS Subandi untuk penanganan selanjutnya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Polres Jember, Koramil, Polsek, Lurah Sumbersari, Baret Rescue, relawan, serta warga sekitar.

Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan sejumlah peralatan, antara lain perahu LCR, tali lempar, pelampung, serta kantong jenazah. Kondisi cuaca saat operasi dilaporkan cerah berawan dan tidak terdapat kendala berarti.

Firman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika berenang atau mandi, karena kondisi arus dan kedalaman sungai dapat berubah sewaktu-waktu.(tgh)

Galeri Foto