Manfaatkan Potensi Kelapa Banjarsengon yang Melimpah, KKN Kolaboratif Rancang Pengembangan Ekonomi Lokal
- 01 Agustus 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Manfaatkan Potensi Kelapa Banjarsengon yang Melimpah, KKN Kolaboratif Rancang Pengembangan Ekonomi Lokal
JEMBER, 1 AGUSTUS 2026 – Tim Mahasiswa KKN Kolaboratif Jember #5 sukses menggelar pemaparan Laporan Hasil Pemetaan Wilayah serta kerangka kerja Business Model Canvas (BMC) pada hari Jumat, 31 Juli 2026 di Balai Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Lurah Banjarsengon, Bapak Sudik Hariyono, S.Sos., M.Si., beserta 28 pemangku kepentingan desa yang terdiri dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan, Tim Penggerak PKK, dan para Kader Posyandu setempat.
Pemaparan tersebut merupakan puncak penyampaian data temuan lapangan yang dihimpun mahasiswa gabungan dari Universitas Jember, Universitas dr. Soebandi, dan Universitas PGRI Argopuro Jember. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan Kelurahan Banjarsengon melalui empat pilar utama, yaitu optimalisasi potensi komoditas kelapa lokal, penguatan layanan kesehatan, kepedulian lingkungan, serta peningkatan fasilitas pendidikan desa secara inklusif.
Dalam sesi materi, tim mahasiswa membedah potensi komoditas kelapa lokal agar memiliki nilai tambah ekonomi tinggi melalui pendekatan BMC yang mencakup peta segmentasi pasar, inovasi produk, hingga rantai pasok. Selain itu, dipaparkan pula pemetaan cakupan layanan kesehatan ibu dan anak bersama kader Posyandu, identifikasi tata kelola lingkungan dan kebersihan, serta inventarisasi sarana pendukung pendidikan di wilayah Kelurahan Banjarsengon.
Lurah Banjarsengon, Sudik Hariyono, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa KKN. Menurutnya, pemetaan komprehensif ini menjadi pijakan kuat pemerintah kelurahan dalam merumuskan kebijakan berbasis data yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi ekonomi lokal secara konkret.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi interaktif, di mana para kader PKK dan Posyandu memberikan masukan konstruktif untuk keberlanjutan programnya. Acara ditutup dengan penandatanganan daftar hadir serta berita acara serah terima laporan hasil pemetaan wilayah oleh Koordinator Desa KKN, Sri Utary, dan Lurah Banjarsengon. (sgk)