Menemani Warga di Tengah Antrean BBM, DPRKPLH Jember Bagikan Semangat
- 09 September 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Menemani Warga di Tengah Antrean BBM, DPRKPLH Jember Bagikan Semangat
JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 – Suasana antrean kendaraan di SPBU Gumelar, Kecamatan Balung, Jember, Rabu 09 September 2026, masih terlihat cukup padat. Sejumlah warga rela menunggu giliran untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), setelah dalam beberapa hari terakhir distribusi bensin sempat mengalami keterlambatan.
Di tengah situasi tersebut, hadir jajaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember. Bukan untuk mengatur antrean, melainkan memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang sedang menunggu.
Petugas DPRKPLH Jember menyapa warga satu per satu. Air mineral dan makanan ringan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus penyemangat agar warga tetap tenang selama menunggu giliran mendapatkan BBM.
Kehadiran tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan karena khawatir kehabisan stok.
Pesan yang disampaikan sederhana, yakni masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan begitu, ketersediaan BBM dapat dinikmati bersama dan antrean tidak semakin panjang akibat pembelian berlebihan.
Kepala Subbagian Kepegawaian DPRKPLH Jember, Khoiron Murtafiq, S.P., mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi antrean BBM.
“Kami ingin memberikan semangat kepada warga yang sedang mengantre. Jangan panik dan jangan membeli secara berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan karena pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan terkendali,” ujar Khoiron.
Menurutnya, kondisi di lapangan saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif. Antrean yang sebelumnya cukup panjang perlahan mulai berkurang. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan dan memastikan distribusi BBM berjalan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Masyarakat Jember pun diharapkan tidak mudah terpancing kekhawatiran maupun informasi yang belum jelas. Selama ketersediaan BBM terus dipastikan dan masyarakat membeli sesuai kebutuhan, kondisi dapat tetap terkendali.
Bagi DPRKPLH Jember, langkah kecil seperti membagikan air mineral dan makanan ringan menjadi cara untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat, terutama ketika warga harus melewati situasi yang membutuhkan kesabaran.
Antrean mungkin belum sepenuhnya hilang, tetapi suasana mulai lebih terkendali. Dari Gumelar, pesan yang dibawa pun jelas: tetap tenang, tidak panic buying, dan percaya bahwa pemerintah terus memastikan kebutuhan BBM masyarakat Jember tetap aman. (slt)