logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Arjasa

Monev BUMDes Arjasa, Lahan 4 Hektare Disiapkan untuk Budidaya Jagung demi Perkuat Ketahanan Pangan

  • 13 Mei 2026
  • Dibaca 92 Kali
Bagikan Via:
monev-bumdes-arjasa-lahan-4-hektare-disiapkan-untuk-budidaya-jagung-demi-perkuat-ketahanan-pangan-20260515

Monev BUMDes Arjasa, Lahan 4 Hektare Disiapkan untuk Budidaya Jagung demi Perkuat Ketahanan Pangan

JEMBER, 13 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Arjasa terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis desa melalui pengembangan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) BUMDes bidang ketahanan pangan di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, yang berfokus pada rencana pemanfaatan lahan pertanian seluas 4 hektaree untuk budidaya jagung.

Kegiatan monev ini berlangsung pada hari Selasa, 12 Mei 2026 dan dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping desa, pengurus BUMDes, serta pihak terkait lainnya. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi lahan yang akan digunakan sebagai area budidaya jagung sekaligus membahas kesiapan pelaksanaan program ke depan.

Rencana pengembangan budidaya jagung ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian masyarakat. Selain menjadi komoditas pangan strategis, jagung juga memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan bagi pengembangan usaha desa.

Lahan seluas 4 hektare yang disiapkan nantinya akan dikelola melalui BUMDes dengan harapan mampu menjadi salah satu sumber pendapatan desa sekaligus membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan potensi lokal berbasis pertanian yang berkelanjutan.

Sekretaris Kecamatan Arjasa, Satriyo, S.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Desa Arjasa yang terus berupaya mengembangkan program ketahanan pangan melalui BUMDes.

“Kami sangat mendukung rencana pengembangan lahan jagung ini karena menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Potensi pertanian di Desa Arjasa sangat baik dan harus dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Melalui monev ini, kami ingin memastikan kesiapan pengelolaan, mulai dari lahan, perencanaan hingga pelaksanaan ke depan. Harapannya, program ini bisa berjalan berkelanjutan dan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa,” tambah Satriyo.

Pemerintah Desa Arjasa menyampaikan bahwa program budidaya jagung ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan potensi lahan desa agar lebih produktif. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan program diharapkan mampu meningkatkan semangat gotong royong dan kemandirian desa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung lancar dengan peninjauan langsung ke area lahan yang direncanakan sebagai lokasi budidaya. Diskusi terkait teknis pengelolaan dan strategi pengembangan juga dilakukan guna memastikan program dapat berjalan maksimal.

Dengan adanya rencana pengembangan budidaya jagung melalui BUMDes ini, Desa Arjasa diharapkan mampu menjadi salah satu desa yang aktif membangun ketahanan pangan sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah Kecamatan Arjasa pun berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung pengembangan program-program desa yang produktif dan berkelanjutan. (aza)

Galeri Foto