logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Musyawarah Sinkronisasi Data Kemiskinan di Kecamatan Ajung Perkuat Sinergi Antar Lembaga

  • 03 Juni 2026
  • Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
musyawarah-sinkronisasi-data-kemiskinan-di-kecamatan-ajung-perkuat-sinergi-antar-lembaga-20260603

Musyawarah Sinkronisasi Data Kemiskinan di Kecamatan Ajung Perkuat Sinergi Antar Lembaga

Jember, 03 Juni 2027 — Pemerintah Kecamatan Ajung menggelar rapat koordinasi dan musyawarah evaluasi data sosial serta data kemiskinan pada Rabu, 03 Juni 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Ajung. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, meningkatkan validitas data, serta mendukung optimalisasi program pengentasan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui sinkronisasi data yang akurat dan tepat sasaran.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ajung Bagus Hendrawan, Kasi PMKS Hadi Susanto, TKSK Kecamatan Ajung, pendamping sosial PKH, Koordinator Puskesos Kecamatan Ajung, Koordinator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Koordinator PLKB, Tim Layanan Rujukan Terpadu (LRT), serta operator SIKS-NG dan operator DTSEN se-Kecamatan Ajung yang memiliki peran penting dalam proses pendataan serta pengelolaan data sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekcam Ajung Bagus Hendrawan menekankan pentingnya membangun sinergi dan kesamaan persepsi dalam menangani persoalan kemiskinan. Menurutnya, data yang valid dan terintegrasi menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan dan program pemerintah agar bantuan yang disalurkan dapat benar-benar tepat sasaran.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat menyatukan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam menangani persoalan kemiskinan. Melalui perpaduan dan sinkronisasi data yang baik, diharapkan data yang dihasilkan menjadi lebih sempurna, valid, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi musyawarah dan diskusi yang dipandu oleh Kasi PMKS Jadi Susanto. Dalam forum tersebut dibahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi di lapangan, mulai dari kendala teknis pencatatan data, proses validasi, perubahan kondisi masyarakat penerima manfaat, hingga berbagai hambatan yang ditemui petugas saat melakukan pendataan.

Diskusi berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh peserta yang hadir. Para peserta menyampaikan berbagai masukan, pengalaman, serta kondisi nyata di lapangan sebagai bahan evaluasi bersama. Selain membahas permasalahan yang ada, forum juga merumuskan solusi terhadap proses pengolahan dan sinkronisasi data agar lebih efektif dan selaras antar sistem yang digunakan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud kesamaan pemahaman antar seluruh unsur yang terlibat sehingga proses pendataan dan pengelolaan data kemiskinan dapat berjalan lebih optimal. Data yang akurat, valid, dan terintegrasi diharapkan mampu mendukung efektivitas program penanganan kemiskinan, sehingga bantuan sosial maupun bentuk intervensi pemerintah lainnya dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem pendataan yang lebih baik, terpadu, dan berkelanjutan.(Ikh)

Galeri Foto