Operasi Pencarian Hari Kedua Korban Hilang di Sungai Tanggul Belum Membuahkan Hasil
- 18 Januari 2026
- Dibaca 481 Kali
Bagikan Via:
Operasi Pencarian Hari Kedua Korban Hilang di Sungai Tanggul Belum Membuahkan Hasil
Operasi pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Tanggul di wilayah Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, kembali dilanjutkan pada hari kedua, Minggu, 18 Januari 2026. Korban diketahui bernama Iqbal Khoirul Anwar (18), seorang pelajar asal Dusun Krajan RT 001/RW 019, Desa Mojomulyo, Kecamatan Kencong. Hingga pelaksanaan operasi hari kedua ini, korban belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Pencarian difokuskan di sekitar Jembatan Merah Putih Muara Baru, bantaran Sungai Tanggul, Desa Paseban, lokasi terakhir korban terlihat.
Kejadian bermula pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban untuk melakukan kegiatan berburu atau hunting menembak biawak. Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan tiba di lokasi dan mulai melakukan aktivitas tersebut di sekitar bantaran sungai. Tidak berselang lama, sekitar pukul 11.30 WIB, seekor biawak berhasil dilumpuhkan namun jatuh ke tengah sungai. Korban bersama tiga orang temannya kemudian berinisiatif turun ke sungai untuk menangkap hewan tersebut, namun nahas korban terseret arus dan tenggelam.
Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 13.40 WIB, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait segera menggelar Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR). Pada hari kedua pencarian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan koordinasi dan penyisiran. Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Tanggul bersama tim gabungan dari berbagai unsur. Selain pencarian manual, tim juga melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan dan berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Namun demikian, hingga laporan ini disusun, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Pada pukul 15.30 WIB, kegiatan Operasi SAR hari kedua resmi dihentikan sementara. Beberapa kendala di lapangan turut mempengaruhi proses pencarian, di antaranya kondisi cuaca yang sempat diguyur hujan ringan serta kontur sungai yang dangkal di beberapa titik sehingga menyebabkan perahu karet kandas. Meski begitu, tim tetap berupaya maksimal dengan menyesuaikan metode pencarian di lapangan.
BPBD Kabupaten Jember memastikan bahwa operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya, Senin, 19 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan lanjutan ini akan kembali melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Pos Pencarian dan Pertolongan Jember, TNI, Polri, instansi terkait, serta berbagai unsur relawan. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu dan debit air meningkat. Diharapkan, korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi demi kepastian bagi keluarga serta seluruh pihak yang terlibat.