logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

ORI MR di Rowosari Dikebut, Cakupan Imunisasi Tembus 85 Persen

  • 03 April 2026
  • Dibaca 257 Kali
Bagikan Via:
ori-mr-di-rowosari-dikebut-cakupan-imunisasi-tembus-85-persen-20260403

ORI MR di Rowosari Dikebut, Cakupan Imunisasi Tembus 85 Persen

JEMBER, 03 APRIL 2026 – UPTD Puskesmas Sumberjambe melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Measles Rubella (MR) di Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jumat 03 April 2026. Kegiatan yang digelar di delapan posyandu ini menyasar 321 anak usia 9–59 bulan sebagai upaya percepatan penanggulangan kasus campak di wilayah tersebut.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ORI MR merupakan tindak lanjut dari program Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) dalam merespons peningkatan kasus campak.

“Kegiatan ini menjadi langkah cepat untuk meningkatkan kekebalan kelompok dan mencegah penyebaran campak lebih luas di masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data pelaksanaan, dari total sasaran 321 anak, sebanyak 274 anak telah berhasil diimunisasi atau mencapai 85,3 persen. Sementara itu, 47 anak belum mendapatkan imunisasi. Rinciannya, 25 anak dalam kondisi sakit, 20 anak sedang bepergian, dan 2 anak menolak imunisasi karena takut mengalami demam setelah penyuntikan.

Menurut Dokter Sukron, capaian tersebut menunjukkan hasil yang cukup baik, meskipun masih terdapat kendala di lapangan.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya kader posyandu, Tim Penggerak PKK, serta perangkat desa setempat. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan pelayanan imunisasi dapat menjangkau seluruh sasaran secara optimal.

Camat Sumberjambe dalam kegiatan ini tidak dapat hadir secara langsung dan diwakili oleh TP PKK Kecamatan Sumberjambe dan unsur kecamatan. Meski demikian, dukungan pemerintah kecamatan tetap berjalan melalui koordinasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Sebagai tindak lanjut, petugas kesehatan akan melakukan sweeping terhadap anak yang belum mendapatkan imunisasi, termasuk pendekatan khusus kepada keluarga yang menolak. “Kami akan melakukan sweeping mulai hari ini bersama lintas sektor, dengan target seluruh sasaran dapat terlayani paling lambat 9 April 2026,” tegas Dokter Sukron.

Ke depan, Puskesmas Sumberjambe berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan imunisasi sebagai langkah strategis dalam menekan penyebaran campak serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah Kecamatan Sumberjambe. (wd)

Galeri Foto