logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jelbuk

Pascakerja Bakti HUT Ke-81 RI, Kecamatan Jelbuk Perkuat Kolaborasi Lestarikan Monumen Tugu Mastrip

  • 04 Agustus 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
pascakerja-bakti-hut-ke-81-ri-kecamatan-jelbuk-perkuat-kolaborasi-lestarikan-monumen-tugu-mastrip-20260804

Pascakerja Bakti HUT Ke-81 RI, Kecamatan Jelbuk Perkuat Kolaborasi Lestarikan Monumen Tugu Mastrip

JEMBER, 04 AGUSTUS 2026  – Pemerintah Kecamatan Jelbuk memperkuat komitmen pelestarian warisan sejarah melalui kerja bakti bersama di kawasan Monumen Tugu Mastrip, Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk, Sabtu (1/8). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia itu melibatkan berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melestarikan situs bersejarah.

Kerja bakti diikuti unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jelbuk, Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Srikandi LSN, Pemerintah Desa Sukojember, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Cinta. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan kawasan Monumen Tugu Mastrip, menata lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan cagar budaya tersebut tetap bersih, rapi, dan terawat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Jelbuk Bawa Wicaksono A., S.TP., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga merupakan upaya memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pelestarian sejarah bangsa.

"Monumen Tugu Mastrip bukan sekadar cagar budaya, tetapi simbol perjuangan yang mengingatkan kita akan pengorbanan para pahlawan. Menjaga kebersihan dan kelestariannya merupakan bentuk penghormatan kepada sejarah bangsa. Karena itu, kami berkomitmen terus membangun kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus melestarikan warisan sejarah," ujarnya.

Menurut Bawa, pelestarian situs sejarah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat agar nilai-nilai perjuangan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kerja bakti tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan dan aset budaya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Plt. Camat Jelbuk. Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh peserta agar semangat kebersamaan terus terpelihara dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, tidak hanya pada peringatan Hari Kemerdekaan.

Perwakilan Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Kecamatan Jelbuk, Yon Hariyono, menilai kerja bakti tersebut mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.

"Melalui kebersamaan, kita tidak hanya merawat keindahan desa, tetapi juga menjaga jejak perjuangan agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang," katanya.

Senada dengan itu, perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta, Sintia Desti, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memahami pentingnya menjaga peninggalan sejarah sebagai identitas bangsa.

"Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Bersatu, bergotong royong, melangkah maju untuk Indonesia," ujarnya.

Monumen Tugu Mastrip selama ini dikenal sebagai salah satu simbol perjuangan bangsa di wilayah Kecamatan Jelbuk. Selain memiliki nilai historis, keberadaan monumen tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenang pengorbanan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah Kecamatan Jelbuk berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam kerja bakti tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dan cagar budaya. Dengan demikian, peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga warisan sejarah bangsa secara berkelanjutan. (ama)

Galeri Foto