Pelatihan Dinsos PPPA Jember: Tepache dan Sushi Sosis Jadi Peluang Usaha Baru
- 01 April 2026
- Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
Pelatihan Dinsos PPPA Jember: Tepache dan Sushi Sosis Jadi Peluang Usaha Baru
JEMBER, 01 APRIL 2026 – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jember (Dinsos PPPA) kembali menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang menyasar kelompok pekerja informal, khususnya pengemudi ojek online perempuan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, di Aula Dinsos PPPA Jember, Jalan Tawes, Kecamatan Kaliwates.
Puluhan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang menghadirkan keterampilan kuliner unik, yakni pembuatan makanan khas Jepang berupa sushi sosis serta minuman fermentasi tradisional asal Meksiko, tepache. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan.
Sekretaris Dinsos PPPA Jember, Sri Rahayu Wilujeng, S.E., M.M., dalam sambutannya saat membuka acara menegaskan bahwa pelatihan ini memang difokuskan bagi perempuan yang berperan sebagai tulang punggung keluarga. Menurutnya, keterampilan yang diberikan diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
“Harapannya, ilmu yang didapat bisa dimanfaatkan secara maksimal dan menghasilkan nilai rupiah. Dengan begitu, dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Pelatihan ini terselenggara melalui kerja sama dengan komunitas Kreatif Berdaya (Kriya) Jember yang turut menghadirkan pemateri berpengalaman di bidang kuliner. Dalam sesi praktik, peserta diajarkan membuat sushi dengan bahan sederhana seperti sosis, sehingga mudah dipraktikkan dan tidak membutuhkan modal besar. Hal ini dinilai penting agar peserta dapat langsung mengaplikasikan keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan pembuatan tepache, minuman fermentasi berbahan dasar kulit nanas, gula aren atau gula cokelat, serta rempah seperti kayu manis. Minuman ini dikenal memiliki kandungan probiotik dan enzim bromelain yang baik untuk kesehatan pencernaan. Proses pembuatannya pun relatif mudah, yakni difermentasi selama satu hingga tiga hari pada suhu ruang, kemudian disajikan dingin.
Peserta pelatihan terlihat beragam, mulai dari usia produktif hingga lansia, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan pemberdayaan ini. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung.
Lesli Novitasari, salah satu peserta yang juga Ketua Komunitas Kartini Jember, mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus peluang tambahan bagi para pengemudi ojek online perempuan untuk menambah penghasilan.
Dengan adanya pelatihan ini, Dinsos PPPA Jember berharap perempuan di wilayahnya semakin berdaya, mandiri, dan mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi saat ini. (wln)