Pemdes Ajung Salurkan Insentif Jelang Idulfitri, Guru Ngaji Kian Termotivasi Mengabdi
- 16 Maret 2026
- Dibaca 241 Kali
Bagikan Via:
Pemdes Ajung Salurkan Insentif Jelang Idulfitri, Guru Ngaji Kian Termotivasi Mengabdi
JEMBER, 16 MARET 2026 - Pemerintah Desa Ajung, Kecamatan Ajung, menyalurkan insentif bagi para guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Desa Ajung, Senin 16 Maret 2026 sejak pukul 08.00 WIB itu, berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri ratusan penerima dari berbagai dusun di wilayah desa setempat.
Penyaluran insentif tersebut dihadiri Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Ajung Hariri yang secara resmi membuka kegiatan, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan Ajung, Kasi PMKS Hadi Susanto, S.Pd.
Dalam sambutannya, Hariri menyampaikan apresiasi kepada para pendamping guru ngaji yang telah membantu proses administrasi para penerima insentif sehingga kegiatan pencairan dapat berjalan lancar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendamping guru ngaji yang telah banyak membantu para guru ngaji dalam melengkapi administrasi, sehingga proses pencairan insentif ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, laporan kegiatan disampaikan oleh pendamping guru ngaji Desa Ajung, Mufidatul Hasanah. Ia menjelaskan bahwa jumlah keseluruhan guru ngaji di Desa Ajung tercatat sebanyak 167 orang.
“Dari jumlah tersebut terdapat 11 orang yang masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS), sehingga yang dijadwalkan menerima pencairan insentif hari ini sebanyak 154 orang,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari total penerima yang dijadwalkan, sebanyak 145 orang hadir dalam kegiatan pencairan. Sementara itu, sembilan orang tidak hadir dengan rincian enam orang sedang bepergian dan tiga orang sakit.
Selain itu, masih terdapat dua orang guru ngaji yang hingga kini belum terakomodasi dalam program insentif tersebut.
Di lokasi kegiatan, Kasi PMKS Kecamatan Ajung, Hadi Susanto, mengatakan bahwa pemberian insentif guru ngaji merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap peran para pengajar agama di tengah masyarakat.
“Pemberian insentif guru ngaji ini merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember kepada para guru ngaji yang telah berperan penting dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap para guru ngaji yang belum terakomodasi dalam program tersebut dapat bersabar menunggu kesempatan berikutnya.
“Bagi guru ngaji yang saat ini masih belum terakomodasi dalam program insentif dari pemerintah kabupaten, kami berharap dapat bersabar. Apabila ke depan terdapat tambahan kuota penerima, informasi tersebut akan disampaikan secara resmi oleh Dinas Kesra Kabupaten Jember,” katanya.
Melalui program insentif ini, pemerintah berharap para guru ngaji semakin termotivasi dalam menjalankan perannya sebagai pendidik agama sekaligus pembina akhlak generasi muda di tengah masyarakat Desa Ajung. (ikh)