Penerjunan 13 Mahasiswa KKN Kolaboratif Jember di Banjarsengon, Fokus Validasi Data Bansos
- 21 Juli 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Penerjunan 13 Mahasiswa KKN Kolaboratif Jember di Banjarsengon, Fokus Validasi Data Bansos
JEMBER, 21 JULI 2026 - Sebanyak 13 mahasiswa resmi diterjunkan dan diterima untuk mengabdi di Kelurahan Banjarsengon melalui program KKN Kolaboratif Jember V Tahun 2026. Kegiatan penerjunan dan penerimaan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 08.00 WIB hingga selesai di Pendopo Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengabdian mahasiswa di masyarakat.
Acara diselenggarakan oleh Kelurahan Banjarsengon dan dihadiri Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., bersama Ketua TP PKK Henry Wulandari, A.Md.Keb., Sekretaris Kelurahan Arik Riyantono, S.Sos., Sekretaris TP PKK Dwi Mulyati, Dosen Pembimbing Lapangan Ade Irma Noviyanti, S.Psi., M.Pd., Koordinator desa KKN UNEJ Sri Utary, kader PKK, perangkat kelurahan dan total 35 peserta yang mengikuti acara hingga akhir.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari Lurah. Di sela acara penerimaan, Lurah Sudik Haryono menjelaskan profil kelurahan, potensi wilayah, jumlah RW/RT, serta tujuan KKN Kolaboratif sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah kelurahan dengan perguruan tinggi di Jember. Ia menegaskan mahasiswa hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.
Lurah Sudik menyampaikan bahwa fokus KKN Kolaboratif ke-5 adalah membantu pemerintah melakukan validasi dan pemutakhiran data masyarakat kelompok desil dua agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, serta membantu pelaksanaan program-program pemerintah lainnya di bidang kesehatan dan sosial.
"Hal ini selaras dengan tema 'Membangun Kelurahan Banjarsengon yang Mandiri dan Sejahtera melalui Penguatan Layanan Kesehatan, Kepedulian Lingkungan, dan Kesejahteraan Sosial," jelasnya.
Selain itu, mahasiswa diharapkan aktif berpartisipasi menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI ke-81 melalui berbagai kegiatan 17-an di tingkat RW dan kelurahan, sehingga pengabdian menyatu dengan kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan berlangsung kondusif, tertib, dan terstruktur, serta ditutup dengan doa dan foto bersama sebagai tanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa KKN di Banjarsengon. (sgk)