Pengukuran Lahan KNMP Dimatangkan, Proyek Kampung Nelayan di Jember Berlangsung Transparan
- 12 April 2026
- Dibaca 336 Kali
Bagikan Via:
Pengukuran Lahan KNMP Dimatangkan, Proyek Kampung Nelayan di Jember Berlangsung Transparan
JEMBER, 12 APRIL 2026 – Tahapan awal pelaksanaan Program Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Jember terus dimatangkan melalui pengukuran lahan secara langsung di lapangan. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan kejelasan batas wilayah sekaligus meminimalkan potensi sengketa sebelum pembangunan fisik dimulai.
Pada Rabu, 08 April 2026, tim pelaksana melakukan pengukuran lahan di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, serta Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan lokasi pembangunan dan menjamin seluruh proses berjalan sesuai perencanaan.
Pengukuran lahan menjadi tahap krusial sebelum memasuki pembangunan fisik. Selain untuk memperoleh data teknis yang akurat, langkah ini juga bertujuan mengantisipasi potensi konflik di kemudian hari serta memastikan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil kegiatan di lapangan, pengukuran juga telah dilakukan di Desa Puger Kulon dan Desa Sumberejo. Proses berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Tim pelaksana tidak hanya mengacu pada peta dan data administrasi, tetapi juga melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi riil di lapangan.
Kegiatan ini turut dihadiri para saksi serta pemilik lahan yang berbatasan langsung dengan lokasi pengukuran. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kesepakatan bersama atas batas-batas lahan yang ditetapkan.
Kepala Desa Sumberejo, Riono Hadi, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan pengukuran lahan sebagai bagian dari program KNMP. Ia menilai proses yang terbuka memberikan kepastian bagi masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa Sumberejo mendukung penuh kegiatan pengukuran lahan untuk program pembangunan KNMP ini. Prosesnya dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh pemilik lahan serta warga sekitar, sehingga batas lahan menjadi jelas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Kami berharap program ini segera terealisasi dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Riono.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan DKPPP Kabupaten Jember, Mohammad Adi Selamet, S.Pi., M.Pi., menegaskan bahwa pengukuran lahan merupakan fondasi penting dalam pengembangan kawasan nelayan yang terencana.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini bertujuan mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan melalui penataan kawasan yang lebih tertata, produktif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, tahapan awal seperti pengukuran lahan harus dilakukan secara cermat dan transparan agar proses pembangunan selanjutnya dapat berjalan lancar tanpa kendala di lapangan,” jelasnya, Minggu 12 April 2026.
Ia menambahkan, DKPPP akan terus mengawal setiap tahapan program agar berjalan sesuai target serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.
Dengan selesainya pengukuran lahan, Program KNMP diharapkan segera memasuki tahap berikutnya dengan dukungan data yang valid dan kondisi lapangan yang jelas. Pemerintah daerah pun berkomitmen mengedepankan keterbukaan, partisipasi masyarakat, serta kepastian hukum dalam setiap proses pembangunan guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. (div)