Penyaluran Insentif Guru Ngaji di Balung Disambut Haru, Pengajar Al-Qur’an Sampaikan Terima Kasih
- 15 Maret 2026
- Dibaca 133 Kali
Bagikan Via:
Penyaluran Insentif Guru Ngaji di Balung Disambut Haru, Pengajar Al-Qur’an Sampaikan Terima Kasih
JEMBER, 14 MARET 2026 - Suasana haru mewarnai penyaluran insentif bagi ratusan guru ngaji di wilayah Kecamatan Balung, Jember, Sabtu 14 Maret 2026. Program apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jember ini disambut penuh syukur oleh para pengajar Al-Qur'an yang telah mendedikasikan hidupnya selama belasan tahun.
Penyaluran insentif tersebut menyasar para pendidik agama di lima titik, yakni Desa Balung Kulon, Balung Tutul, Curahlele, Karanganom, dan Balung Kidul.
Siti Mukaromah, salah satu guru ngaji asal Desa Balung Kidul, tak mampu membendung rasa syukurnya. Pengajar yang telah mengabdi selama 15 tahun ini menyebut perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Gus Fawait, menjadi suntikan moral yang sangat berarti.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Gus Fawait atas perhatian yang diberikan kepada kami. Insentif ini sangat berarti bagi kami yang sudah lama mengajar dan membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an," ujar Siti dengan nada bergetar.
Selain faktor kesejahteraan, para guru ngaji juga mengapresiasi kemudahan birokrasi dalam pencairan dana tahun ini. Mira, pengajar asal Desa Balung Kulon, merasa terharu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau mengantre lama di perbankan.
"Sekarang prosesnya sangat mudah dan cepat karena tidak perlu antre di bank. Tempatnya juga lebih dekat dengan rumah, jadi kami tidak harus menunggu lama di luar saat cuaca panas," jelas Mira.
Bagi para pengajar, momentum penyaluran ini dirasa sangat tepat karena bertepatan dengan persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri. Siti, pengajar dari Desa Karangsemanding, menyebut bantuan ini menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan logistik keluarga.
"Alhamdulillah, insentif ini bisa saya gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan keperluan sehari-hari, apalagi sekarang mendekati lebaran," ungkapnya penuh syukur.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap melalui program ini, para guru ngaji semakin bersemangat dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat serta menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan sehari-hari.