Penyandang Disabilitas Guru Ngaji di Tegalgede Dapat Pelayanan Prioritas Saat Penerimaan Insentif
- 11 Maret 2026
- Dibaca 182 Kali
Bagikan Via:
Penyandang Disabilitas Guru Ngaji di Tegalgede Dapat Pelayanan Prioritas Saat Penerimaan Insentif
TEGALGEDE – 11 Maret 2026, Kepedulian terhadap penyandang disabilitas ditunjukkan dalam proses penyaluran insentif bagi guru ngaji di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari. Dari total 53 guru ngaji penerima insentif, salah satunya merupakan penyandang disabilitas yang mendapatkan pelayanan prioritas saat proses pengambilan bantuan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di pendopo Kelurahan Tegalgede tersebut, panitia memberikan kemudahan bagi penerima insentif yang memiliki keterbatasan fisik. Tanpa harus menunggu giliran atau mengantre seperti penerima lainnya, guru ngaji penyandang disabilitas tersebut langsung dilayani terlebih dahulu sebagai bentuk perhatian dan penghormatan atas kondisi yang bersangkutan.
Suasana haru pun terasa saat proses pengambilan insentif berlangsung. Karena keterbatasan fisik yang dimiliki, guru ngaji tersebut harus digendong oleh pendampingnya untuk dapat menuju lokasi pelayanan. Meski demikian, semangatnya untuk tetap hadir dan menerima haknya sebagai guru ngaji penerima insentif patut diapresiasi.
Pihak Kelurahan Tegalgede menyampaikan bahwa pelayanan prioritas ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan yang ramah dan inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Pemerintah kelurahan berupaya memastikan setiap warga mendapatkan akses pelayanan yang layak tanpa hambatan.
Program insentif bagi guru ngaji sendiri merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran para pengajar Al-Qur’an yang selama ini turut berkontribusi dalam membina generasi muda serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan adanya perhatian khusus bagi penyandang disabilitas dalam proses pelayanan ini, diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Sikap empati dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan yang humanis di tingkat kelurahan.