logo ppid jember kim
Oleh : Badan Pendapatan Daerah

Perkuat Akurasi Data Pajak, Bapenda Jember Evaluasi Kinerja 31 Surveyor PBB-P2

  • 19 Juni 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
perkuat-akurasi-data-pajak-bapenda-jember-evaluasi-kinerja-31-surveyor-pbb-p2-20260621

Perkuat Akurasi Data Pajak, Bapenda Jember Evaluasi Kinerja 31 Surveyor PBB-P2

JEMBER, 19 JUNI 2026 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja tenaga surveyor yang melaksanakan pendataan dan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di kawasan perumahan yang tersebar di wilayah Kabupaten Jember, Jumat 19 Juni 2026.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebagai upaya untuk mengetahui capaian kinerja tenaga surveyor sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Saat ini, Bapenda Kabupaten Jember memiliki 31 tenaga surveyor yang bertugas melakukan pendataan dan pemutakhiran data objek PBB-P2.

Dalam pelaksanaan tugasnya, para surveyor melakukan pencocokan antara kondisi objek pajak di lapangan dengan data yang tercantum dalam aplikasi peta digital milik Bapenda Kabupaten Jember. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data objek pajak tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Selama kegiatan pendataan berlangsung, masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan, di antaranya ketidaksesuaian data objek pajak dengan kondisi aktual serta informasi dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang belum lengkap. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas data PBB-P2 di Kabupaten Jember.

Staf Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Jember, Rizky Anjani, mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan proses pemutakhiran data berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami dapat mengetahui capaian kinerja masing-masing tenaga surveyor sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan perbaikan agar proses pemutakhiran data PBB-P2 dapat berjalan lebih optimal dan menghasilkan data yang akurat,” ujarnya.

Menurut Rizky, akurasi data objek pajak memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan perpajakan daerah serta optimalisasi pendapatan asli daerah dari sektor PBB-P2.

“Bulan depan, tenaga surveyor akan difokuskan pada pemutakhiran data PBB-P2 di 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat basis data PBB-P2 sehingga informasi objek pajak yang dimiliki Bapenda selalu sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

Setiap tenaga surveyor memiliki target pendataan sebanyak 200 objek rumah setiap pekan. Dengan demikian, masing-masing surveyor ditargetkan mampu menyelesaikan pendataan sebanyak 800 objek rumah dalam satu bulan. Target tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pemutakhiran basis data PBB-P2 sebagai salah satu upaya optimalisasi pendapatan daerah.

Selain mengevaluasi capaian kinerja dan kendala yang dihadapi di lapangan, kegiatan monitoring dan evaluasi juga membahas rencana pelaksanaan tugas pada bulan berikutnya. Jika sebelumnya tenaga surveyor difokuskan pada pemutakhiran data objek pajak di kawasan perumahan, mulai bulan depan mereka akan ditugaskan melakukan pemutakhiran data PBB-P2 di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Bapenda Kabupaten Jember berharap proses pemutakhiran data PBB-P2 dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan data yang valid serta akurat sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan perpajakan daerah dan optimalisasi penerimaan daerah dari sektor PBB-P2. (rih)

Galeri Foto