logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Perkuat Mitigasi, Warga Sempusari Kini Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana

  • 08 Juli 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
perkuat-mitigasi-warga-sempusari-kini-jadi-garda-terdepan-hadapi-bencana-20260709

Perkuat Mitigasi, Warga Sempusari Kini Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana

JEMBER, 08 JULI 2026 – Upaya memperkuat kebijakan pemerintah dalam penanggulangan bencana terus dilakukan melalui kegiatan Pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, pada Rabu, 08 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I., Tenaga Ahli BPBD Provinsi Jawa Timur Bige Wahjuono, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Jember Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., jajaran Muspika Kecamatan Kaliwates, perangkat Kelurahan Sempusari, relawan kebencanaan, serta berbagai unsur masyarakat di wilayah Kecamatan Kaliwates.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengenali potensi ancaman bencana di lingkungannya, menyusun langkah mitigasi, hingga mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan dari pemerintah datang. Pembentukan Destana juga menjadi implementasi nyata kebijakan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan memiliki budaya sadar bencana.

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I., menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kesiagaan dan sinergi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Pemerintah, relawan, dunia usaha, dan masyarakat harus memiliki pemahaman yang sama sehingga ketika terjadi keadaan darurat, semua pihak sudah mengetahui peran dan langkah yang harus dilakukan. Dengan demikian, risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan program Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana yang dinilai mampu memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat lokal sebagai garda terdepan dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Sementara itu, Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., menyampaikan bahwa Kecamatan Kaliwates mendukung penuh program Pembentukan Destana sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini melalui edukasi, pelatihan, dan koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat kewilayahan, relawan, serta masyarakat.

Melalui pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing. Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kerja sama, kepedulian, dan gotong royong,” ungkap Camat Kaliwates.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., turut memberikan materi mengenai sistem penanggulangan bencana di daerah serta pentingnya penyusunan rencana kontinjensi di tingkat kelurahan. Sementara Tenaga Ahli BPBD Provinsi Jawa Timur, Bige Wahjuono, S.E., memberikan penguatan mengenai konsep Kelurahan Tangguh Bencana beserta langkah-langkah mitigasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik wilayah.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana, meningkatkan kapasitas relawan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Dengan terwujudnya Kelurahan Tangguh Bencana, masyarakat tidak hanya siap menghadapi bencana ketika terjadi, tetapi juga mampu melakukan upaya pencegahan dan pengurangan risiko secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang aman, tangguh, dan berdaya. (ah)

Galeri Foto