Petani Sukamakmur Ciptakan Alat Tabela Sendiri, Inovasi Lokal Layak Dikembangkan
- 21 Juli 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Petani Sukamakmur Ciptakan Alat Tabela Sendiri, Inovasi Lokal Layak Dikembangkan
JEMBER, 20 JULI 2026 - Inovasi sederhana namun berdampak besar lahir dari Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Kelompok Tani Tirto Bakti 2 berhasil mengembangkan metode Tanam Benih Langsung (Tabela) menggunakan alat yang dirancang dan dibuat sendiri. Inovasi tersebut ditunjukkan dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 dan dinilai mampu membuat proses tanam padi lebih efisien karena memangkas sejumlah tahapan budidaya sekaligus menekan biaya produksi.
Melalui metode Tabela, petani tidak lagi harus melakukan persemaian dan mencabut bibit sebelum ditanam di lahan. Benih padi langsung ditanam menggunakan alat yang telah dirancang sesuai kebutuhan di lapangan. Cara ini membuat waktu tanam menjadi lebih singkat, penggunaan tenaga kerja berkurang, dan biaya operasional lebih hemat.
Inovasi tersebut lahir dari pengalaman para petani yang berupaya mencari solusi atas tingginya biaya tanam serta keterbatasan tenaga kerja. Dengan memanfaatkan kemampuan dan sumber daya yang ada, mereka berhasil menciptakan alat tanam yang sederhana namun efektif untuk diterapkan di lahan persawahan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, S.P., mengapresiasi kreativitas Kelompok Tani Tirto Bakti 2 yang mampu menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan petani.
"Metode Tabela dengan alat yang dibuat secara mandiri merupakan bentuk inovasi yang sangat baik. Selain meningkatkan efisiensi proses tanam, cara ini juga dapat membantu petani menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas budidaya. Inovasi seperti ini patut dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Jember," ujar Luhur.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari petani memiliki nilai lebih karena dibuat berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Dengan demikian, teknologi yang dikembangkan lebih mudah diterapkan, sesuai kebutuhan, dan berpotensi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat tani.
Penerapan metode Tabela juga sejalan dengan upaya modernisasi sektor pertanian yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Jember. Selain meningkatkan efisiensi usaha tani, penerapan teknologi tepat guna diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Keberhasilan Kelompok Tani Tirto Bakti 2 menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu bergantung pada teknologi berbiaya tinggi. Melalui kreativitas, semangat gotong royong, dan kemauan untuk terus berinovasi, para petani mampu menghadirkan solusi yang efektif untuk mendukung pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan. (ima)