logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Mumbulsari

PKK Mumbulsari Dorong Perempuan Berdaya, UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Keluarga

  • 30 April 2026
  • Dibaca 159 Kali
Bagikan Via:
pkk-mumbulsari-dorong-perempuan-berdaya-umkm-jadi-tumpuan-ekonomi-keluarga-20260430

PKK Mumbulsari Dorong Perempuan Berdaya, UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Keluarga

JEMBER, 30 APRIL 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Mumbulsari menggelar pertemuan rutin. Selain monitoring dan evaluasi posyandu dan sosialisasi lomba vlog, dalam kegiatan ini juga membahas penguatan kemandirian ekonomi perempuan (perempuan berdaya). Agenda ini bertujuan memotivasi kader agar mampu berkontribusi pada pendapatan keluarga melalui sektor kewirausahaan.

​Pertemuan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota PKK tingkat desa tersebut menyoroti pentingnya peran perempuan dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik (keluarga). Fokus utama diskusi ditekankan pada penguasaan keterampilan teknis dan manajerial dalam mengelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

​Anggota TP-PKK Desa Mumbulsari, Naimah Alisobri, yang juga merupakan pemilik unit usaha Madina Cake, menekankan bahwa pemberdayaan perempuan bukan sekadar konsep, melainkan kebutuhan mendesak bagi kesejahteraan keluarga. Menurut istri Kepala Desa Mumbulsari ini, akses terhadap pengetahuan bisnis dan keberanian memulai usaha menjadi kunci utama.

​"Perempuan berdaya itu mereka yang mampu memanfaatkan peluang di sekitar untuk menjadi nilai tambah ekonomi. Kami di PKK terus mendorong agar ibu-ibu tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang aktif," ujar Naimah dalam paparannya di hadapan para kader, Kamis 30 April 2026.

​Naimah menambahkan, pengalamannya dalam membangun Madina Cake menunjukkan bahwa konsistensi dan kualitas produk adalah fondasi dalam berwirausaha. Ia mengajak para anggota PKK untuk jeli melihat potensi lokal Mumbulsari yang bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

​"Kemandirian ekonomi akan memberikan bargaining diri bagi perempuan. Kalau memiliki penghasilan sendiri seperti saya, bisa membantu pendidikan anak-anak dan meningkatkan standar kesehatan keluarga dengan mandiri," tegasnya.

​​Pemberdayaan ini juga melibatkan pemanfaatan teknologi digital. Para ibu diharapkan mulai memahami mekanisme pemasaran melalui media sosial untuk memangkas jalur distribusi tradisional yang seringkali memakan biaya lebih besar.

"Kalau untuk pemasaran kita bisa menggunakan sosmed hari ini, karena selain ga memakan biaya yang besar juga efektifitas nya sangat tinggi" jelasnya.

​Sebagai bagian dari rangkaian acara, pertemuan ditutup dengan sesi edukasi tata rias yang dipandu oleh kosmetik OMG. Sesi demo make up ini bukan sekadar kegiatan estetika, melainkan upaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya presentasi diri dan penampilan profesional dalam mendukung aktivitas. ​Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta. (nov)

Galeri Foto