logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Plengsengan Jalan Ambrol di Sumberbaru, Dua Rumah Warga Terancam Longsor Susulan

  • 03 Februari 2026
  • Dibaca 431 Kali
Bagikan Via:
plengsengan-jalan-ambrol-di-sumberbaru-dua-rumah-warga-terancam-longsor-susulan-20260203

Plengsengan Jalan Ambrol di Sumberbaru, Dua Rumah Warga Terancam Longsor Susulan

Tanah longsor terjadi di Dusun Tampingan, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada Senin malam, 02 Februari 2026. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember. Longsor ini mengakibatkan ambrolnya plengsengan di bahu jalan dengan tinggi sekitar enam meter dan panjang kurang lebih lima meter. Peristiwa tersebut menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan warga, khususnya dua rumah yang berada di sekitar lokasi longsor.

Berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, longsor terjadi pada bahu jalan yang sebelumnya telah dibangun plengsengan pada tahun 2024. Kondisi tanah yang labil akibat hujan lebat berjam-jam diduga menjadi faktor utama penyebab ambrolnya struktur penahan tanah tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kejadian ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan longsor susulan. Dua rumah warga di sekitar lokasi kini berada dalam kondisi terancam, sehingga diperlukan langkah mitigasi lanjutan.

Kronologis kejadian bermula dari hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumberbaru sejak Minggu sore, 01 Februari 2026. Hujan berlangsung cukup lama, mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB, dengan intensitas tinggi dan merata di sejumlah wilayah. Akibat curah hujan yang tinggi tersebut, kondisi tanah di sekitar bahu jalan menjadi jenuh dan tidak stabil. Pada pukul 23.59 WIB, plengsengan akhirnya ambrol dan memicu terjadinya tanah longsor di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Sumberbaru serta perangkat Desa Gelang. Tim BPBD turun ke lokasi untuk melakukan asesmen guna memastikan tingkat kerusakan dan potensi bahaya lanjutan. Sebagai langkah awal mitigasi, petugas melakukan pemasangan terpal di area longsoran untuk mengurangi risiko longsor susulan akibat hujan lanjutan. Seluruh kegiatan penanganan awal tersebut juga didokumentasikan sebagai bahan laporan dan tindak lanjut.

Kondisi terkini di lokasi longsor terpantau relatif aman dan terkendali, meskipun ancaman longsor susulan masih perlu diwaspadai. Terpal yang dipasang di area longsoran berfungsi sementara untuk menahan infiltrasi air hujan ke dalam tanah yang masih labil. Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di sekitar lokasi longsor. Aparat desa bersama warga setempat turut melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, BPBD juga merekomendasikan kepada organisasi perangkat daerah teknis terkait untuk segera melakukan pembangunan dinding penahan tanah atau retaining wall secara permanen. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mitigasi jangka panjang guna mencegah longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan warga dan akses jalan. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Galeri Foto