logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Posyandu ILP Manggis 1 Layani Semua Usia, Warga Dapat Skrining hingga Edukasi Kesehatan

  • 12 Maret 2026
  • Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
posyandu-ilp-manggis-1-layani-semua-usia-warga-dapat-skrining-hingga-edukasi-kesehatan-20260313

Posyandu ILP Manggis 1 Layani Semua Usia, Warga Dapat Skrining hingga Edukasi Kesehatan

JEMBER, 12 MARET 2026 – Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Manggis 1 di Desa Calok, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember pada Kamis, 12 Maret 2026 menjadi tempat berkumpulnya warga dari berbagai kelompok usia untuk mendapatkan layanan kesehatan. Sejak pagi, para ibu hamil, bayi dan balita, hingga lansia datang bergantian mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang digelar oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Arjasa bersama kader dan anggota TP PKK setempat.

Kegiatan ini turut didukung oleh tenaga kesehatan dari program Gerakan 1200 Nakes, program yang digagas oleh Bupati Jember yang akrab disapa Gus Bupati. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, sekaligus memastikan pemantauan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita berjalan lebih optimal.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Arjasa yang hadir dalam kegiatan ini di antaranya Bidan Rindang Maghfiratul Ramadhani, A.Md.,Keb dan Bidan Fitriatul Hasanah, S.Tr.,Keb yang juga bertugas sebagai pendamping dalam program Gerakan 1200 Nakes. Pelayanan posyandu dilaksanakan secara bertahap agar seluruh peserta dapat terlayani dengan baik. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, seluruh peserta juga mendapatkan konseling kesehatan secara personal. Dalam kegiatan ini, berbagai layanan kesehatan diberikan sesuai dengan kelompok sasaran. Ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kehamilan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Sementara itu, bayi dan balita menjalani pemeriksaan tumbuh kembang, pemberian obat cacing, serta imunisasi sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit sejak dini agar anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Selain pelayanan bagi ibu dan anak, para lansia yang hadir juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran berat badan, pemeriksaan tekanan darah, serta konsultasi kesehatan dengan petugas medis. Menariknya, sebagian besar lansia yang mengikuti kegiatan posyandu kali ini merupakan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).
Dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, Bidan Rindang juga menyampaikan bahwa hingga saat ini seluruh ibu hamil di wilayah tersebut telah terpantau oleh petugas kesehatan.
“Sementara ini tidak ada ibu hamil yang perlu dikunjungi ke rumah, mbak. Krn sudah kontak semua untuk bulan ini,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mencatat adanya ibu hamil dengan kondisi risiko tinggi yang memerlukan pemantauan lebih intensif.
“Ibu hamil yang risiko tinggi saat pemeriksaan kali ini sejumlah 6 orang bumil,” tambahnya.
Pendampingan oleh tenaga kesehatan melalui program Gerakan 1200 Nakes juga memastikan bahwa setiap sasaran kesehatan tetap terpantau, baik melalui kegiatan posyandu maupun komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan Posyandu ILP ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan dasar, tetapi juga pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan TP PKK diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan serta menjaga pola hidup sehat di lingkungan keluarga. (ken)

Galeri Foto