Rakor Program Unggulan Gus Bupati Jember, Home Care Tempurejo Diperkuat Lintas Sektor
- 25 Agustus 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Rakor Program Unggulan Gus Bupati Jember, Home Care Tempurejo Diperkuat Lintas Sektor
JEMBER, 25 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan berbagai program unggulan daerah. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Program Unggulan Gus Bupati Jember dan Sosialisasi Home Care yang digelar di Kantor Kecamatan Tempurejo, Senin 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Jember bapak Imam Sudarmaji, Kepala Dinas Kesehatan PPKB (DinkesPPKB) Jember bapak Muhammad Zamroni beserta jajaran dari DinkesPPKB, Kepala Puskesmas Tempurejo dan Puskesmas Curah Nongko beserta tenaga kesehatan, TP PKK Kecamatan Tempurejo, serta para kepala desa.
Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah membahas sejumlah program unggulan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan Home Care di wilayah Kecamatan Tempurejo. Puskesmas Tempurejo dan Puskesmas Curah Nongko memaparkan capaian pelayanan Home Care selama satu bulan sejak layanan tersebut diresmikan.
Dari hasil paparan Puskesmas Tempurejo, pelaksanaan layanan Home Care di wilayah tersebut telah mendapatkan pendampingan dari pemerintah desa dan pemerintah kecamatan. Dukungan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam membantu pelaksanaan pelayanan sekaligus memperluas informasi mengenai keberadaan Home Care kepada masyarakat.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Home Care di Tempurejo mulai berjalan dengan kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa. Sinergi ini diharapkan terus diperkuat agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah dapat memperoleh akses layanan secara lebih optimal.
Kepala DinkesPPKB Jember bapak Muhammad Zamroni mengatakan, keberhasilan program Home Care tidak dapat hanya mengandalkan puskesmas dan tenaga kesehatan. Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa dan kecamatan sangat dibutuhkan agar manfaat program dapat semakin luas.
“Sebagai pendamping program Home Care di Kecamatan Tempurejo, saya berharap agar program ini bukan hanya milik puskesmas, tapi semua sektor mulai dari pemerintah desa sampai kecamatan. Sehingga program ini dapat disebarluaskan manfaatnya kepada masyarakat yang memang membutuhkan layanan dari Home Care tersebut,” kata bapak Zamroni.
Menurutnya, kolaborasi yang telah berjalan di Tempurejo dapat menjadi dasar untuk memperkuat pelaksanaan Home Care ke depan. Pemerintah desa dan kecamatan memiliki peran strategis dalam membantu menemukan serta menginformasikan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah.
Rakor ini sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan langkah antara puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, dan tenaga kesehatan. Hasil evaluasi selama satu bulan pelaksanaan akan menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas serta jangkauan layanan Home Care di Tempurejo dan Curah Nongko.
Ke depan, penguatan sosialisasi dan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan. Dengan dukungan bersama, Home Care diharapkan tidak hanya menjadi program pelayanan puskesmas, tetapi menjadi layanan kesehatan yang manfaatnya semakin mudah dijangkau masyarakat yang membutuhkan.(fam)