Remaja Hebat atau Tergerus Zaman? Bakesbangpol Jember Turun Langsung ke Sekolah
- 01 Mei 2026
- Dibaca 166 Kali
Bagikan Via:
Remaja Hebat atau Tergerus Zaman? Bakesbangpol Jember Turun Langsung ke Sekolah
JEMBER, 01 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui program “Bakesbangpol Masuk Sekolah”. Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Hebat, Sekolah Bermartabat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” ini digelar di SMP Adh Dhuha Jember dan dimulai tepat pukul 09.00 WIB, Kamis 30 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Jember M. Syamsu Rijal, S.H., M.H., Kompol Totok Suhartono, S.H., M.H. dari Densus 88 Antiteror Jawa Timur, Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember Gogot Cahyo Baskoro, Kepala Sekolah SMP Adh Dhuha Jember Moh. Warits, S.Pd.I, serta Iptu Bagus Dwi Setyawan, S.H., M.H. selaku Kasat Resnarkoba Polres Jember dan Iptu Enol Wibisono, S.H. KBO Reskoba Polres Jember. Kegiatan dipandu oleh moderator Miss Silvia Sonya Estelita, S.Sos.
Kepala SMP Adh Dhuha Jember, Moh. Warits, menyampaikan apresiasi dan rasa gembira atas terselenggaranya program ini. Ia menilai kehadiran Bakesbangpol di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan para siswa sejak dini.
Sementara itu, dalam sambutannya, M. Syamsu Rijal menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember menaruh perhatian besar terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda sebagai pilar utama bangsa. Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 merupakan cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, adil, dan makmur pada usia 100 tahun kemerdekaan.
“Target besar tersebut hanya dapat dicapai dengan SDM unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi. Oleh karena itu, generasi muda harus dibekali tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan spiritual, integritas, serta semangat nasionalisme,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan agar generasi muda memiliki jati diri yang kuat di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat.
Menurutnya, tantangan pembangunan SDM saat ini semakin kompleks, terutama dengan hadirnya era digital yang membawa perubahan signifikan dalam pola pikir dan perilaku generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital dan kemampuan beradaptasi menjadi hal yang wajib dimiliki.
“Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkarya dan berkontribusi, bukan justru terjebak dalam dampak negatifnya,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang relevan dengan kondisi saat ini. Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan materi tentang moderasi beragama dan pentingnya bijak dalam bermedia sosial. Ia mengajak para siswa untuk memahami perbedaan secara dewasa serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Selanjutnya, Kompol Totok Suhartono memberikan pemahaman mengenai bahaya radikalisasi dan kekerasan pada anak. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga dan sekolah, dengan memperkuat nilai toleransi serta kebangsaan.
Sementara itu, Iptu Bagus Dwi Setyawan dan Iptu Enol Wibisono, S.H. Reskoba Polres Jember, mengingatkan para siswa tentang bahaya narkoba yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga pukul 11.30 WIB. Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, sambutan, serta penyampaian materi oleh para narasumber yang berlangsung interaktif dan edukatif.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pemahaman komprehensif kepada para pelajar mengenai pentingnya karakter, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman. Program ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi unggul.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi hebat dan bermartabat, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa. Generasi inilah yang nantinya diharapkan mampu membawa Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. (but)