Respons Aduan Masyarakat, Tim Gabungan Kelurahan Banjarsengon Berhasil Amankan ODGJ
- 17 Juni 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Respons Aduan Masyarakat, Tim Gabungan Kelurahan Banjarsengon Berhasil Amankan ODGJ
Respons Aduan Masyarakat, Tim Gabungan Kelurahan Banjarsengon Berhasil Amankan ODGJ
JEMBER, 17 JUNI 2026 – Aparat gabungan dari Kelurahan Banjarsengon, unsur Tiga Pilar (TNI-Polri), bersama tenaga kesehatan Puskesmas dan warga setempat, berhasil mengamankan seorang pria penderita Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Wasilatus Sholihin di RT 01 RW 06, Lingkungan Kebon Lor, Kelurahan Banjarsengon, pada Selasa (16/6/2026). Langkah pengamanan ini diambil setelah laporan warga masuk pada pukul 11.17 WIB terkait perilaku pasien yang sangat agresif.
Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., memimpin langsung jalannya penanganan di lapangan. Berdasarkan kesepakatan koordinasi, tim gabungan mulai mendatangi lokasi pada pukul 13.00 WIB. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama hampir dua jam karena pasien dalam kondisi tidak kooperatif. Mengingat pada hari sebelumnya pasien sempat mengamuk dengan membawa senjata tajam dan sering mencuri milik warga, petugas harus ekstra waspada.
"Saat kami tiba, kami berusaha untuk memberikan pendekatan persuasif namun tidak berhasil," ujar Sudik Haryono.
Menghadapi situasi tersebut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bersama Tim Kesehatan Jiwa (Keswa) awalnya berupaya melakukan negosiasi humanis dengan melibatkan pihak keluarga. Namun, karena kondisi pasien yang tidak memungkinkan untuk dibujuk secara lisan, akhirnya diambil tindakan tegas dan terukur. Warga bersama Babinsa dan personel Polsek bergotong-royong mengamankan pasien dengan memegangi tubuhnya guna mencegah terjadinya aksi yang membahayakan.
Setelah kondisi pasien terkendali, Bidan Keswa Nurhasanah bersama praktisi keperawatan, Muhammad Firman Hamdani, S.Kep., Ns., segera memberikan injeksi obat penenang sementara. "Pemberian suntikan ini adalah prosedur darurat untuk meredam agitasi akut pasien agar situasi kembali stabil," jelas Muhammad Firman Hamdani.
Pasca-tindakan medis, Wasilatus Sholihin tetap dirawat sementara di kediamannya di bawah pengawasan ketat aparat dan keluarga. Langkah ini diambil karena pihak Puskesmas telah berkoordinasi dengan pihak Liposos Dinas Sosial untuk menjadwalkan evakuasi lanjutan menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pada hari berikutnya.
Hingga saat ini, pasien tetap berada di rumahnya sembari menunggu kesiapan penjemputan dari pihak terkait. Aksi cepat tanggap yang mengutamakan keselamatan bersama ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat di Lingkungan Kebon Lor.(sgk)