RSD dr. Soebandi Jember Gelar Pelatihan Keperawatan Perioperatif untuk Tingkatkan Kompetensi Perawat Kamar Bedah
- 26 Januari 2026
- Dibaca 390 Kali
Bagikan Via:
RSD dr. Soebandi Jember Gelar Pelatihan Keperawatan Perioperatif untuk Tingkatkan Kompetensi Perawat Kamar Bedah
Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga keperawatan, RSD dr. Soebandi Jember sebagai lembaga pelatihan bagi tenaga kesehatan yang telah terakreditasi oleh KEMENKES RI menyelenggarakan Pelatihan Penatalaksanaan Keperawatan Perioperatif di Kamar Bedah yang berlangsung pada periode 26 Januari hingga 3 Juni 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Direktur RSD dr. Soebandi Jember, Dr. dr. I Nyoman Semita, Sp.OT(K) Spine, FICS pada hari Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Aula Darusy Syifa. Kali ini Plt. Direktur didampingi oleh Wakil Direktur SDM dan Diklit serta Ns. Mustakim, S.Kep., Sp.KMB., MM.Kes selaku Management of Training (MoT).
Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menyerap ilmu secara optimal, mengingat para narasumber yang dihadirkan merupakan tenaga ahli dan berpengalaman di bidang keperawatan perioperatif.
Lebih lanjut, Plt. Direktur menekankan pentingnya penerapan budaya kerja 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) selama proses pelatihan maupun praktik di lingkungan RSD dr. Soebandi. Budaya ini diharapkan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.
Pelaksanaan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, khususnya Pasal 62 yang menegaskan bahwa tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik harus sesuai dengan kewenangan dan kompetensi yang dimiliki. Sejalan dengan ketentuan tersebut, perawat kamar bedah dituntut memiliki kompetensi yang memadai guna menunjang keselamatan pasien dan mutu pelayanan pembedahan.
Kompetensi perawat kamar bedah pada umumnya tidak sepenuhnya diperoleh di bangku akademik, sehingga diperlukan pelatihan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional. Pelatihan ini dirancang secara komprehensif mencakup tiga domain kompetensi, yaitu domain pengetahuan, psikomotor, dan afektif.
Domain pengetahuan diberikan melalui metode pembelajaran hybrid dengan materi yang disesuaikan dengan standar DITMUTU. Domain psikomotor atau keterampilan diperoleh melalui kegiatan workshop, skill station, serta praktik klinik, sementara domain afektif dikembangkan melalui kerja sama tim, hubungan antarprofesi di kamar bedah, kedisiplinan kehadiran, penyusunan laporan, serta sikap profesional saat presentasi.
Lembaga Pelatihan Unggul RSD dr. Soebandi Jember menyikapi tingginya kebutuhan pemenuhan kompetensi perawat kamar bedah, yang dibuktikan dengan antusiasme dan banyaknya calon peserta yang mendaftar. Pelatihan dengan durasi tiga bulan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal dan aplikatif sesuai kebutuhan pelayanan kamar operasi. Sejumlah 18 orang peserta pelatihan terdiri dari 15 perawat fresh graduate, dan 3 orang merupakan perawat dari RSUD Abdoer Rahem Situbondo, RS Balahika Husada Jember, dan RSU Kaliwates Jember.
Melalui pelatihan ini, RSD dr. Soebandi Jember berharap dapat mewujudkan perawat kamar bedah yang kompeten, mampu menjaga keselamatan pasien, serta mendukung hasil pembedahan yang optimal. Secara khusus, peserta diharapkan mampu memahami berbagai dimensi konsep keperawatan perioperatif, memiliki keterampilan profesional di kamar operasi, serta mampu mendiseminasikan perkembangan keilmuan dan standar profesi keperawatan perioperatif. Setelah menjalani pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat dari KEMENKES RI
Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan berjalan sesuai dengan program dan menjadi salah satu upaya nyata RSD dr. Soebandi Jember dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia kesehatan demi pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.