Sajadah di Tepi Jalan: Hangatnya Kebersamaan Keluarga Besar Mangli di Bulan Suci
- 02 Maret 2026
- Dibaca 228 Kali
Bagikan Via:
Sajadah di Tepi Jalan: Hangatnya Kebersamaan Keluarga Besar Mangli di Bulan Suci
PPID.JEMBER — Gema selawat tipis-tipis terdengar dari pengeras suara saat langit di ufuk barat Kelurahan Mangli mulai memamerkan semburat jingga. Sore itu, Minggu, 1 Maret 2026, suasana di depan Pendopo Kelurahan Mangli mendadak lebih hidup dari biasanya. Jarum jam baru saja menyentuh pukul 16.30 WIB, namun kesibukan luar biasa sudah tampak di halaman depan pusat kegiatan warga tersebut. Bukan hanya para ibu, namun seluruh keluarga besar Kelurahan Mangli tampak bahu-membahu dalam semangat berbagi di penghujung hari.
Kegiatan sore itu menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Lurah Mangli, M. Musthabiq Dzikril Malik, S.T., M.M., bersama seluruh jajaran perangkat kelurahan. Kehadiran sosok pemimpin di tengah-tengah warganya ini memberikan energi positif tersendiri bagi jalannya acara. Rangkaian ibadah sosial ini merajut tiga elemen penting: berbagi takjil, mengaji bersama, dan diakhiri dengan buka puasa kolektif. Di barisan penggerak, Ketua PKK Kelurahan Mangli, Ibu Diana Ruspita Malasari, S.KM., M.M., bersama Wakil Ketua PKK Ibu Evy Laksmi Wati, S.E., terlihat turun langsung menyapa pengguna jalan yang melintas.
Dukungan administratif dan operasional dari pihak kelurahan pun terasa sangat solid. Selain kehadiran Pak Lurah, tampak pula Kasi PMKS Sri Astutik, S.Sos., dan staf PMKS Denis Ekawatie, S.Sos., serta seluruh staf kelurahan yang memastikan alur pembagian takjil berjalan tertib. Aksi bagi-bagi takjil di tepi jalan ini menjadi pembuka yang penuh senyum. Ratusan paket takjil berpindah tangan kepada para pengendara motor, tukang becak, hingga pejalan kaki. Prinsip "People First" sangat terasa di sini; tatapan syukur dari para penerima takjil seolah membayar lunas lelah seluruh perangkat dan kader PKK yang sudah bersiap sejak siang hari.
Setelah paket takjil terakhir terdistribusi, kegiatan bergeser masuk ke area Pendopo untuk agenda yang lebih khidmat: mengaji bersama. Di bawah atap joglo yang megah, suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggema lembut, menciptakan suasana religius yang mendalam. Duduk bersimpuh bersama perangkatnya, Lurah Musthabiq nampak khusyuk mengikuti jalannya pengajian. Momen ini menjadi bukti bahwa di Kelurahan Mangli, tidak ada sekat antara pimpinan dan staf dalam hal pengabdian maupun spiritualitas. Semuanya menyatu dalam kekhusyukan yang sama, memohon berkah di bulan yang suci.
Puncak acara ditandai dengan berkumandangnya azan Magrib. Setelah menunaikan salat berjamaah, seluruh hadirin—mulai dari Lurah, perangkat kelurahan, hingga kader PKK—berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Menu sederhana yang disajikan terasa begitu istimewa karena dinikmati dalam kebersamaan yang tulus. Melalui kegiatan yang berlangsung di depan dan di dalam pendopo ini, Kelurahan Mangli kembali membuktikan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada seberapa besar manfaat dan kasih sayang yang bisa kita bagikan kepada sesama.