Sentuhan Kemanusiaan di Pakusari, Mbah Suwana Terima Layanan Medis dan KTP Tanpa Beranjak dari Kasur
- 08 Juli 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Sentuhan Kemanusiaan di Pakusari, Mbah Suwana Terima Layanan Medis dan KTP Tanpa Beranjak dari Kasur
JEMBER, 08 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan inklusif bagi kelompok rentan. Melalui program homecare, tim medis Puskesmas Pakusari mendatangi langsung kediaman Mbah Suwana, seorang lansia yang terbaring sakit kronis di rumahnya, Selasa 07 Juli 2026.
Aksi "jemput bola" ini tidak hanya membawa bantuan medis, tetapi juga menyinergikan pelayanan administrasi kependudukan. Pemerintah Kecamatan Pakusari langsung memproses pembuatan KTP di tempat agar Mbah Suwana dapat segera mengakses jaminan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC), salah satu program prioritas Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E, M.Sc.
Suasana haru menyelimuti rumah sederhana tersebut saat dr. Wiwik bersama perangkat kecamatan memasuki kamar Mbah Suwana. Air mata syukur tak terbendung dari wajah Mutik, keponakan yang selama ini merawat Mbah Suwana. Bagi Mutik, kehadiran petugas medis dan kecamatan di sisi tempat tidur sang bibi merupakan berkah yang meringankan beban mental serta finansial keluarganya.
"Kami sangat berterima kasih. Selama ini kami bingung bagaimana membawa Mbah Suwana berobat karena kondisinya hanya bisa berbaring. Alhamdulillah, dokter dan petugas justru rela datang ke kamar, memeriksa kesehatan Mbah, bahkan langsung mengurus KTP agar bisa dapat UHC gratis," ungkap Mutik dengan suara bergetar menahan haru.
Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat lintas sektoral ini. Ia menegaskan bahwa pelayanan integratif tersebut merupakan instruksi langsung Bupati Jember untuk memastikan negara hadir secara personal di tengah masyarakat prasejahtera.
"Program jemput bola ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk meruntuhkan sekat birokrasi demi memuliakan warga. Pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan harus berjalan beriringan. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga di Kecamatan Pakusari, khususnya lansia, yang terabaikan hak sehat maupun hak sipilnya," tegas Rifendi.
Kolaborasi responsif ini berhasil menjadi jaring pengaman sosial yang kuat di tingkat akar rumput. Berkat terbitnya KTP baru tanpa harus keluar rumah, akses Mbah Suwana menuju jaminan kesehatan gratis kini terbuka lebar, menghadirkan kembali ketenangan dan senyuman di tengah keluarganya. (zal)