Silahturahmi Tokoh Masyarakat di Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait Serap Aspirasi
- 18 Maret 2026
- Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
Silahturahmi Tokoh Masyarakat di Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait Serap Aspirasi
JEMBER, 17 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar silaturahmi bersama tokoh masyarakat di Aula Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa malam, 17 Maret 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini mengusung tema “Sinergi dan Silaturahmi Bersama Tokoh Masyarakat” sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
Ratusan peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan berbagai daerah di Kabupaten Jember tampak memenuhi aula pendopo. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), serta Kepala Bakesbangpol yang diwakili Sekretaris Badan, Poerwahjudi.
Kegiatan diawali dengan hiburan musik gambus yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Habib Hadi Assery yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat persatuan, serta peran tokoh masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif di tengah dinamika sosial.
Ketua TP3D, Gogot Cahyo Baskoro, dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa forum silahturahmi menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan masyarakat. “Sinergi ini penting agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan “Jember Baru Jember Bersatu”. Ia menekankan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus dirasakan seluruh masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC). Tidak boleh ada warga Jember yang kesulitan berobat,” tegasnya di hadapan para peserta.
Selain sektor kesehatan, Gus Fawait juga memaparkan sejumlah program unggulan lainnya, di antaranya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui akses permodalan bagi pelaku UMKM, khususnya perempuan pekerja dalam program Mlijo Cinta. Pemerintah daerah juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan dan keagamaan melalui insentif guru ngaji serta program beasiswa Cinta Bergema.
Tak hanya itu, peningkatan pelayanan publik juga menjadi fokus, salah satunya dengan mendekatkan layanan administrasi kependudukan melalui pencetakan KTP di tingkat kecamatan. Langkah ini diharapkan mampu memangkas birokrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan.
Di bidang infrastruktur, Bupati Fawait mengungkapkan sejumlah rencana strategis, seperti pelebaran jalan dari Tanggul hingga Mangli, pembangunan flyover di perempatan Mangli, serta revitalisasi Pasar Tanjung. Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Menariknya, dalam forum silaturahmi ini, pemerintah tidak hanya menyampaikan program, tetapi juga membuka ruang dialog. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi, mulai dari persoalan ekonomi, pelayanan publik, hingga pembangunan infrastruktur. Aspirasi tersebut langsung ditanggapi oleh Gus Fawait secara terbuka, menciptakan suasana dialog yang interaktif dan konstruktif.
“Forum seperti ini penting agar pemerintah tidak berjalan sendiri. Kami butuh masukan dari masyarakat untuk memastikan kebijakan tepat sasaran,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan ramah tamah antar peserta. Acara berakhir sekitar pukul 24.00 WIB, meninggalkan harapan akan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Jember yang lebih maju, sejahtera, dan bersatu seperti slogan Jember Baru, Jember Maju. (but)