logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Mengering, 60 KK di Patrang Jember Bergantung pada Bantuan Air Bersih

  • 13 September 2026
  • Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
sumur-mengering-60-kk-di-patrang-jember-bergantung-pada-bantuan-air-bersih-20260913

Sumur Mengering, 60 KK di Patrang Jember Bergantung pada Bantuan Air Bersih

JEMBER, 13 SEPTEMBER 2026 - Musim kemarau mulai menekan warga di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 60 keluarga di wilayah tersebut kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumur warga mulai mengering.

Kondisi itu membuat sebagian warga terpaksa menumpang atau mengambil air dari rumah tetangga yang masih memiliki akses terhadap jaringan pipanisasi.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) kemudian menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter, Minggu, 13 September 2026.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan distribusi air dilakukan sebagai respons atas dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat.

"Musim kemarau menyebabkan sebagian sumur warga mulai mengering sehingga ketersediaan air bersih semakin terbatas," kata Iwan.

Menurut dia, kekeringan paling berdampak pada warga di RT 01 hingga RT 04 RW 08. Rinciannya, 15 keluarga berada di RT 01, 12 keluarga di RT 02, 20 keluarga di RT 03, dan 13 keluarga di RT 04. Total terdapat 60 keluarga yang terdampak.

Di kawasan tersebut sebenarnya terdapat jaringan pipanisasi yang dikelola pihak swasta dengan sistem berbayar. Namun, tidak semua warga mampu mengakses jaringan tersebut karena keterbatasan biaya.

"Sebagian warga yang tidak memiliki akses pipanisasi sementara memenuhi kebutuhan air dengan mengambil atau menumpang dari warga yang memiliki akses," ujar Iwan.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 08.50 WIB dan tiba 10 menit kemudian. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang, PMI, ketua RW, serta warga sebelum proses distribusi dilakukan.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke tandon yang tersedia di lokasi. BPBD memiliki tiga tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter, sedangkan satu tandon lainnya berkapasitas 1.100 liter merupakan milik warga.

Selain mendampingi distribusi, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut selesai sekitar pukul 11.00 WIB dengan kondisi aman dan terkendali. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan distribusi.

BPBD merekomendasikan agar bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kembali dikirim setiap dua hari sekali selama kebutuhan warga masih tinggi. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada dinas terkait.

Distribusi tersebut merupakan bantuan air bersih ke-7 di wilayah Patrang Tengah. Penanganan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata dampak kemarau bagi warga perkotaan. Ketika sumur mulai kehilangan air dan akses jaringan pipanisasi tidak dapat dijangkau semua keluarga, kebutuhan paling mendasar pun harus dipenuhi melalui bantuan tangki air bersih. (tgh)

Galeri Foto