logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Mengering, Warga Dusun Rowo Jember Tempuh 1 Km demi Mendapatkan Air Bersih

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 336 Kali
Bagikan Via:
sumur-mengering-warga-dusun-rowo-jember-tempuh-1-km-demi-mendapatkan-air-bersih-20261019

Sumur Mengering, Warga Dusun Rowo Jember Tempuh 1 Km demi Mendapatkan Air Bersih

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Kekeringan yang melanda Kabupaten Jember membuat warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur-sumur warga mengering sehingga sebagian warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer untuk mengambil air dari sumber mata air di dekat sungai.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak, Senin, 19 Oktober 2026.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember mendampingi distribusi sebanyak 5.000 liter air bersih yang disalurkan ke warga dan empat tandon air milik BPBD yang tersedia di lokasi.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Naringga Manggala Putra, mengatakan kekeringan menyebabkan sumber air warga di Dusun Rowo tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Dampak musim kemarau menyebabkan sumur-sumur warga mengering. Warga terpaksa mengambil air dari sumber mata air yang berada di dekat sungai dengan jarak sekitar satu kilometer,” kata Naringga.

Menurut dia, kondisi kekeringan juga berdampak terhadap sumber air yang sebelumnya dimanfaatkan warga dan Pondok Pesantren At Thohiriyah. Sumur bor milik pesantren mengalami penurunan debit sehingga bahkan tidak mencukupi kebutuhan internal pesantren.

“Debit sumur bor milik Pondok Pesantren At Thohiriyah juga mengecil. Untuk memenuhi kebutuhan pesantren saja masih kurang,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan BPBD, terdapat 80 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan air bersih. Rinciannya, sebanyak 40 KK berada di RT 02/RW 14 dan 40 KK lainnya berada di RT 01/RW 16 Dusun Rowo.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan berdasarkan Surat Kepala Desa Mrawan Nomor 005/29/35.09.26.2001/2026 tentang Permohonan Bantuan Air Bersih.

Naringga menjelaskan, TRC BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB untuk melakukan pendampingan distribusi air bersih. Kegiatan selesai sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung aman, lancar, serta kondusif.

“Hingga 19 Oktober 2026, air bersih yang telah terdistribusi ke tandon BPBD mencapai 50.000 liter,” kata Naringga.

BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan setiap tiga hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait.

Selain BPBD dan Perumdam Tirta Pandalungan, kegiatan tersebut melibatkan kepala dusun, ketua RT/RW, serta warga setempat.

BPBD memastikan penanganan kebutuhan air bersih akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak. (tgh)

Galeri Foto