logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Umbulsari

Takbir Keliling Desa Mundurejo Berlangsung Meriah, 12 Regu Ikuti Pawai

  • 20 Maret 2026
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
takbir-keliling-desa-mundurejo-berlangsung-meriah-12-regu-ikuti-pawai-20260322

Takbir Keliling Desa Mundurejo Berlangsung Meriah, 12 Regu Ikuti Pawai

JEMBER, 20 MARET 2026 - Gema takbir berkumandang memecah kesunyian malam di Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur. Warga tumpah ruah ke jalanan untuk merayakan malam kemenangan dalam gelaran Pawai Takbir Keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026.

Acara yang telah menjadi tradisi tahunan ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya 12 regu peserta unjuk kebolehan menampilkan berbagai bentuk kreativitas. Mulai dari kendaraan hias yang merepresentasikan arsitektur islami, hingga koreografi perkusi yang mengiringi lantunan takbir sepanjang rute pawai.

Pesta kembang api yang menghiasi langit malam menjadi penanda dimulainya acara secara resmi. Cahaya warna-warni di atas Desa Mundurejo tersebut disambut sorak-sorai warga yang telah memadati titik kumpul sejak sore hari.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Mundurejo, Mohammad Irfan Ali Wardana, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar euforia, melainkan simbol persatuan. Ia memberikan instruksi tegas agar seluruh peserta menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

"Kegiatan takbir keliling ini adalah momentum vital untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kami meminta seluruh peserta untuk tetap waspada, menjaga ketertiban, dan memastikan keamanan bersama selama di perjalanan," ujar Irfan dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Irfan memanfaatkan momen tersebut sebagai sarana refleksi birokrasi. Mewakili Pemerintah Desa Mundurejo dan Pemerintah Kecamatan Umbulsari, ia menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan publik selama satu tahun terakhir.

"Atas nama Pemerintah Desa dan Kecamatan, kami memohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini, kita bisa membuka lembaran baru yang lebih sinergis demi kemajuan wilayah kita," tambahnya.

Kemeriahan di Desa Mundurejo ini menjadi bukti bahwa tradisi lokal keagamaan tetap memiliki tempat di hati masyarakat meski di tengah arus modernitas. Rute pawai yang melintasi jalan-jalan protokol desa dipadati oleh penonton yang datang dari desa tetangga, menjadikan acara ini salah satu magnet wisata religi lokal di Kabupaten Jember.

Aparat keamanan setempat bersama tokoh masyarakat turut bersiaga di beberapa titik rawan guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Hingga acara berakhir, kegiatan terpantau berjalan aman dan khidmat. Diharapkan, syiar melalui pawai ini mampu memperkokoh tali silaturahmi antarwarga dan menjaga nilai-nilai gotong royong yang menjadi fondasi sosial di Kecamatan Umbulsari.

Galeri Foto