Tanggap Darurat Hadapi Segala Bencana!
- 09 November 2025
- Dibaca 351 Kali
Bagikan Via:
Tanggap Darurat Hadapi Segala Bencana!
Sabtu, 08 November 2025, Pukul 08.00 pagi, halaman Kelurahan Kebonsari sudah tampak ramai. Warga berdatangan dengan semangat, membawa ember, tali, dan alat sederhana lainnya. Hari itu digelar simulasi tanggap darurat bencana sebagai wujud kesiapsiagaan bersama menghadapi berbagai kemungkinan.
Kegiatan dimulai dengan pemaparan langkah-langkah menghadapi situasi darurat seperti banjir, kebakaran, dan gempa bumi. Warga berlatih mengenali tanda-tanda bahaya, membuat jalur evakuasi, dan melakukan pertolongan pertama dengan alat seadanya.
Suasana penuh kebersamaan. Ibu-ibu mempraktikkan cara membalut luka dan memberikan bantuan awal bagi korban, sementara bapak-bapak menyiapkan jalur penyelamatan serta membantu memindahkan perlengkapan darurat. Anak-anak memperhatikan dengan antusias, belajar cara melindungi diri sejak dini.
Di lapangan, simulasi banjir dan kebakaran kecil dilaksanakan dengan tertib. Warga bekerja sama memadamkan api, mengevakuasi lansia dan anak-anak, serta menyiapkan posko darurat di balai kelurahan. Semua bergerak cepat, sigap, dan terkoordinasi.
Setelah latihan selesai, warga mengikuti sesi edukasi singkat mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana. Mereka diingatkan untuk tetap tenang, mengutamakan keselamatan jiwa, mematikan listrik saat air mulai naik, serta melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi @wadul.guse yang terhubung langsung dengan @pemkabjember.
Kegiatan berlangsung hingga siang. Warga tampak puas dan lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan bila bencana benar-benar datang. Gotong royong, saling bantu, dan peduli sesama menjadi kunci dari latihan hari itu.
Spanduk bertuliskan “Tanggap Darurat Hadapi Segala Bencana” terpasang di depan kelurahan, menjadi pengingat agar masyarakat selalu siaga dalam menghadapi keadaan darurat. Dari kegiatan ini tumbuh kesadaran bahwa ketangguhan bukan hanya milik petugas, tapi tanggung jawab seluruh warga.
Kini, setiap kali hujan deras atau gempa kecil terasa, warga Kebonsari tidak lagi panik. Mereka tahu apa yang harus dilakukan, ke mana harus melapor, dan bagaimana membantu satu sama lain. Kesiapsiagaan telah menjadi budaya, bukan sekadar reaksi.
Kebonsari Tangguh — bukan karena tak pernah dilanda bencana, tetapi karena selalu siap dan saling menjaga di setiap keadaan.
Bersama kita wujudkan Jember yang siap, sigap, dan peduli!