logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Tekan Inflasi Daerah, Penyaluran Beras 30 Kg di Kecamatan Pakusari Perkuat Ketahanan Pangan Warga

  • 08 September 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
tekan-inflasi-daerah-penyaluran-beras-30-kg-di-kecamatan-pakusari-perkuat-ketahanan-pangan-warga-20260910

Tekan Inflasi Daerah, Penyaluran Beras 30 Kg di Kecamatan Pakusari Perkuat Ketahanan Pangan Warga

JEMBER, 08 SEPTEMBER 2026 - Penyaluran bantuan pangan beras seberat 30 kg di Kecamatan Pakusari menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mengendalikan potensi inflasi di tingkat lokal. Program penyaluran bantuan sosial ini dilaksanakan secara intensif selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 7-8 September 2026 dengan menyasar warga di tiga desa wilayah Kecamatan Pakusari, yaitu Desa Kertosari, Desa Jatian, dan Desa Bedadung.

​Intervensi pangan melalui pembagian beras 30 kg per penerima manfaat ini diproyeksikan dapat menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga bahan pokok. Dengan terjaminnya ketersediaan stok beras di tingkat rumah tangga, tekanan ekonomi warga dapat tereduksi secara signifikan, sehingga stabilitas perekonomian kawasan pedesaan tetap terjaga dengan baik.

​Camat Pakusari, Muhammad Sifak Beni Kurniawan, menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga harian, tetapi juga sebagai bagian dari strategi makro pengendalian harga pangan regional.

​"Program bantuan beras 30 kg di tiga desa ini merupakan langkah konkret kami dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan angka inflasi di tingkat kecamatan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," terang Camat Pakusari, Muhammad Sifak Beni Kurniawan.

​Dampak positif dari upaya penguatan ekonomi daerah ini langsung terasa pada konsumsi tingkat rumah tangga. Keberadaan pasokan beras dari pemerintah memungkinkan warga penerima manfaat untuk mengalihkan alokasi anggaran belanja harian mereka ke sektor kebutuhan esensial lainnya, seperti biaya pendidikan anak, kesehatan, serta pemenuhan gizi keluarga.

​Daya tahan ekonomi masyarakat di tingkat pedesaan pun terdorong meningkat seiring dengan berkurangnya pengeluaran untuk komoditas pangan utama. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga daya beli warga sekaligus meminimalkan dampak lonjakan harga di pasar lokal.

​Melalui sinergi penyaluran bantuan pangan yang terukur di Desa Kertosari, Jatian, dan Bedadung ini, Pemerintah Kecamatan Pakusari optimistis ketahanan pangan tingkat lokal makin kukuh. Langkah intervensi ini diharapkan dapat terus menjadi tumpuan dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat serta menopang pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Pakusari secara berkelanjutan. (zal)