Temu Tokoh Masyarakat Kalisat, Gus Fawait Tekankan Toleransi
- 09 Maret 2026
- Dibaca 191 Kali
Bagikan Via:
Temu Tokoh Masyarakat Kalisat, Gus Fawait Tekankan Toleransi
ppid.jemberkab.go.id, Kalisat, 9 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Temu Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kalisat sebagai bagian dari agenda silaturahmi dan dialog antara pemerintah daerah dengan para tokoh masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jember H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah daerah sekaligus memperkenalkan layanan pengaduan publik Wadul Gus’e yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan.
Dalam pemaparannya, bupati menjelaskan bahwa program Wadul Gus’e menjadi salah satu sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah daerah. Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Selain itu, Gus Fawait juga menyampaikan pesan penting kepada para tokoh masyarakat agar bersama-sama menjaga kerukunan dan keamanan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Kabupaten Jember ini dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, suku, dan etnis. Karena itu, kita harus terus menjaga toleransi dan kerukunan agar kehidupan masyarakat tetap harmonis,” ujar H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc..
Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Jember, khususnya para tokoh masyarakat, karena selama satu tahun kepemimpinannya kondisi daerah tetap kondusif.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat karena selama satu tahun terakhir Jember tetap aman dan kondusif. Ini sangat penting, karena sebaik apa pun program pemerintah tidak akan berjalan maksimal jika situasi masyarakat tidak aman,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Kalisat juga diminta oleh bupati untuk menyampaikan salah satu inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang saat ini sudah dapat diakses masyarakat di tingkat kecamatan.
Program tersebut adalah Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan), sebuah inovasi pelayanan publik yang diluncurkan oleh Bupati Jember pada awal tahun 2026. Melalui program ini, masyarakat kini dapat mengurus dan mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) langsung di kecamatan tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) di pusat kota Jember. (WD)
Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota.
Selain membahas pelayanan administrasi kependudukan, bupati juga menyampaikan program pendidikan yang menyasar keluarga guru ngaji. Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan jalur khusus bagi anak-anak guru ngaji melalui program Beasiswa Bergema.
Melalui program tersebut, anak-anak dari keluarga guru ngaji memiliki kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.
“Anak-anak guru ngaji sekarang memiliki jalur khusus untuk mendapatkan beasiswa melalui program Beasiswa Bergema. Jangan sampai peluang ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc..
Para tokoh masyarakat yang hadir menyambut baik berbagai program yang disampaikan dalam forum tersebut. Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan, kerukunan, serta keberhasilan pembangunan di Kabupaten Jember.