logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Tim Dokter Spesialis RSD dr. Soebandi dan RSD Kalisat Berikan Pelayanan Mata Gratis di Ponpes Nuris

  • 18 Agustus 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
tim-dokter-spesialis-rsd-dr-soebandi-dan-rsd-kalisat-berikan-pelayanan-mata-gratis-di-ponpes-nuris-20260820

Tim Dokter Spesialis RSD dr. Soebandi dan RSD Kalisat Berikan Pelayanan Mata Gratis di Ponpes Nuris

JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 - Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan gerakan "Jember Cinta Kesehatan" di Pondok Pesantren Nurul Islam (Ponpes Nuris), Antirogo, Sumbersari. Sebagai rangkaian utama dari acara peresmian tersebut, Pemkab Jember menghadirkan aksi pelayanan kesehatan mata gratis secara profesional bagi masyarakat.

Pelayanan medis ini bukan sekadar kegiatan bakti sosial yang berdiri sendiri, melainkan aksi nyata di lapangan yang mengawali rangkaian program unggulan daerah. Keberhasilan aksi ini didukung penuh oleh keterlibatan aktif tim dokter spesialis mata dari dua rumah sakit daerah, yakni RSD dr. Soebandi dan RSD Kalisat, beserta jajaran tenaga kesehatan pendukung.

Dalam aksi pelayanan medis tersebut, RSD dr. Soebandi menerjunkan Dokter Spesialis Mata (Sp.M), perawat, dan refraksionis lengkap dengan sarana pemeriksaan khusus. Sementara itu, RSD Kalisat turut memperkuat dengan mengerahkan Dokter Spesialis Mata, dokter umum, refraksionis, serta dibantu 3 tenaga refraksionis dari BPJS yang membawa peralatan rujukan lengkap seperti Snellen Card, Loopt, dan Trial Lens.

Sinergi dokter spesialis, tim Homecare, serta nakes dari Puskesmas wilayah Arjasa, Pakusari, Sumbersari, dan Patrang ini berhasil memberikan manfaat medis kepada 502 sasaran penerima manfaat. Rincian penanganannya meliputi tindakan operasi katarak untuk 32 pasien, pemasangan bola mata palsu (protesa) bagi 6 pasien, pembagian kacamata gratis untuk 364 warga, serta skrining kesehatan mata bagi 100 santri Ponpes Nuris.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, menegaskan bahwa aksi medis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen jangka panjang Pemkab Jember.

"Perlu masyarakat Jember ketahui bahwa Jember Cinta Kesehatan ini merupakan rangkaian dari program Gus Bupati. Ada kegiatan-kegiatan strategis seperti UHC, Homecare, dan Gerakan 1.200 Nakes yang nantinya diharapkan dapat saling melengkapi untuk melayani kesehatan masyarakat Jember secara berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang hadir langsung menjemput bola melayani warga kurang mampu.

"Terkait masalah kemiskinan dan warga yang tidak mampu, mereka biasanya selalu mempunyai keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan dasar, salah satunya di bidang kesehatan. Maka mulai 1 April 2025, seluruh warga Jember yang ber-KTP Jember sudah bisa berobat gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Indonesia," tegas Gus Fawait.

Gus Fawait menambahkan, kemudahan akses pengobatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) harus didukung pengerahan nakes langsung ke lapangan. "Jember sedang bercita-cita dan mulai merintis agar masyarakat yang tidak mampu pun bisa memiliki dokter pribadi," pungkasnya. (ken)

Galeri Foto